Jalur Angkum 01A, 01B dan 02B Dialihkan Pekan Depan

0
300

CIANJUR, patas.id – Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur menargetkan sterilisasi jalur Siti Jenab tepatnya di depan Pendopo Kabupaten Cianjur akan mulai efektif pada pekan depan. Sejumlah jalur angkutan pun akan dialihkan.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kabupaten Cianjur, Sukastono, mengatakan, berdasarkan rencana awal, sterilisasi jalur tersebut akan diberlakukan efektif pada 6 Januari 2017. Namun persiapan yang memakan waktu lama membuat pihaknya baru dapat melaksanakan sosialisasi pada 7 Januari 2017.

“Ada beberapa persiapan yang cukup lama, jadi baru memasuki tahap sosialisasi, baik kepada sopir angkutan ataupun warga Cianjur, ” kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (8 Januari 2016).

Steriliasi tersebut merupakan kebijakan pemerintah untuk membuat penataan di wilayah perkotaan. “Wacananya sudah lama, tapi baru dapat dijalankan di tahun ini,” tutur Sukastono. Adanya sterilisasi jalan membuat jalur dari beberapa trayek angkum ‎ikut berubah. Di antaranya angkutan umum 01A, 01B, dan 02B yang sebelumnya melintasi Jalan Siti Jenab.

“Ada perubahan, sudah kami sosialisasikan juga. Melalui selebaran kami informasikan rute yang baru. Meskipun tahap sosialisasi, tapi mulai diarahkan agar memasuki rute yang baru.”

Sukastono menjelaskan, dalam rute yang baru, angkum 01A dan 01B yang sebelumnya melintas ke Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Siti Jenab, Moch Ali, dan Prof Moch Yamin, langsung dibelokkan dari Jalan Arif Rahman Hakin menuju Jalan Hasyim Asyari dan Suroso, begitupun sebaliknya.

Sementara itu, untuk angkum 02B yang semula melintas ke Jalan Siti Jenab, dialihkan berbelok ke Jalan Otto Iskandardinata menuju Jalan Siti Bodedar kemudian Jalan Suroso selanjutnya ke Jalan Mangunsarkoro dan kembali ke jalur sebelumnya.

Sukastono mengakui adanya pengalihan rute tersebut akan menimbulkan gejolak dari beberapa pihak. Apalagi dengan dilaluinya rute angkum 04 oleh 01A, 01B, dan 02B. Namun dia berharap para sopir serta warga dapat menerima kebijakan tersebut.

“Gejolak pasti ada, tapi kami sudah lakukan komunikasi sebelumnya. Jadi kecil kemungkinan terjadi gejolak.”

Sementara itu Kepala Seksi Perlengkapan Jalan Dishub Kabupaten Cianjur, Prihadi Wahyu Santosa, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan rambu untuk rencana pengalihan arus tersebut. “Jadi sudah jelas nanti jalurnya, tidak perlu lagi petugas, para sopir harus sudah sadar sendiri. Ada banyak rambu baru yang kami pasang,” tandasnya. (isl)

Comments

comments