PA Cianjur Resmikan 1.735 Janda Baru Sepanjang 2016

0
253
Family problem

CIANJUR, patas.id – Berdasarkan catatan Pengadilan Agama (PA) Cianjur, dari Januari-Oktober 2016 ada ratusan perkara permohonan cerai talak (dari suami) serta lebih dari seribu gugatan cerai (dari istri) yang masuk. Hingga akhir Oktober 2016, PA Cianjur telah meresmikan 283 duda dan 1.735 janda┬ábaru.

Angka perceraian di Cianjur tahun 2016 dipastikan akan lebih tinggi dibanding tahun lalu. Sepanjang tahun 2015, PA Cianjur telah mengabulkan 271 permohonan talak dan 1.766 gugat cerai alias meresmikan total 2.037 duda dan janda baru. Menilik data yang ada, jumlah janda dan duda baru akan bertambah mengingat hasil keputusan PA Cianjur bulan November dan Desember 2016 belum dimasukkan ke dalam catatan.

Meningkatnya angka perceraian yang cukup signifikan ini bukanlah sesuatu yang luar biasa mengingat di Indonesia sendiri hingga saat ini tercatat ada 212.400 pasangan telah resmi diceraikan oleh pengadilan agama masing-masing daerah. Berdasar website resmi Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung, perceraian paling banyak dimohonkan pihak istri dengan angka 224.239 permohonan gugat cerai.

Hal yang sama terjadi di Cianjur. Berdasarkan catatan PA Cianjur, sepanjang Januari-Oktober 2019, telah masuk 318 kasus cerai talak (dari suami) dan 2.017 gugatan cerai (dari istri) ke pengadilan. Jika dikalkulasikan, setiap bulannya PA Cianjur menerima rata-rata 31 kasus cerai talak dan 201 gugat cerai. Permohonan cerai talak dan gugatan cerai terbanyak masuk pada bulan Agustus 2016, yakni sebanyak 42 kasus cerai talak dan 294 gugatan cerai.

Saat ini di PA Cianjur masik terdapat 360 kasus gugat cerai dan 43 kasus talak yang belum diputus hakim. Jika ditambah dengan permohonan yang akan masuk bulan November-Desember, bisa dipastikan bahwa angka perceraian di Cianjur memang meningkat cukup signifikan dari 2015. (isl-cho)

Comments

comments