Rumah Warga Mulai Terkikis Luapan Arus Citarum

0
240

CIANJUR, patas.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mulai mengungsikan sejumlah warga di bantaran Sungai Citarum. Pasalnya beberapa rumah warga perlahan mulai terkikis oleh arus Sungai Citarum yang meluap.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan, salah satu warga yang diungsikan adalah Nining (40 tahun), warga Kampung Muara Desa Cihea Kecamatan Haurwangi. Sebagian rumahnya terkikis oleh derasnya arus Sungai Citarum.

“Baru bagian belakangnya yang terkikis, tapi dikhawatirkan menimbulkan longsoran jadi kami langsung evakuasi ke tenda pengungsian,” kata Asep saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (16 November 2016).

Menurutnya, luapan Sungai Citarum akibat dibukanya pintu air PLTA Saguling masih terus terjadi. Pada waktu-waktu tertentu, volume air akan menurun namun meninggi lagi ketika hujan deras turun.

“Ketinggian permukaan air naik turun. Tapi masih belum menghanyutkan rumah atau warga.”

‎Namun jika kondisi ini terus dibiarkan, BPBD memperkirakan luapan air dapat membahayakan ratusan warga. Bahkan bibir sungai sudah mulai tergerus selebar 1 meter dari sebelumnya. Jembatan proyek yang melintasi Cihea dan Bandung Barat pun sudah putus tersapu air.

“Yang kami waspadai itu 400 keluarga di Kampung Bantar Caringin Desa Cihea. Kami harap tidak ada korban jiwa ke depan, meskipun diprediksi Januari 2017 menjadi puncak musim hujan dan luapan Citarum,” tutup Asep. (isl)

Comments

comments