Puting Beliung Serbu Bojongpicung, 20 Rumah Rusak

0
437

CIANJUR, patas.id – Lebih dari 20 rumah rusak akibat angin puting beliung yang terjadi di Kampung Mekarsari Desa Jatisari Kecamatan Bojongpicung, Senin (7 November 2016) sore. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur pun tengah melakukan assesmen dan merencanakan penanganan awal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ‎kejadian tersebut bermula saat Bojongpicung diguyur hujan sejak siang hingga sore hari. Hujan yang disertai angin kencang pun mengakibatkan terjadinya angin puting beliung.

“Jadi angin kencang datang, tiba-tiba terlihat ada pusaran angin tapi hanya sebentar,” ujar Syamsul (26 tahun) salah seorang warga Kampung Mekarsari. Meski sebentar, lanjut Syamsul, angin puting beliung membuat empat rumah rusak berat dan 16 lainnya rusak ringan‎.

“Rumah yang rusak berat kebanyakan atapnya terbawa angin. Kalau yang rusak ringan hanya beberapa gentingnya yang hilang.”

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan tim untuk melakukan assesmen ke lokasi bencana angin puting beliung setelah mendapatkan informasi dari tim relawan di sana.

“Kami dapat info pada pukul 17.30 WIB, dan langsung menerjunkan anggota. Sekarang sedang melakukan assesmen berapa rumah rusak, kalau informasi awal ada enam belas.”

Tetapi menurutnya, assesmen terkendala oleh kondisi di kampung tersebut yang mati listrik setelah diterjang angin puting beliung. “Kondisi di sana gelap jadi tim terkendala. Mungkin besok (8 November 2016) pagi baru hasilnya pasti, berapa rumah yang rusak,” janjinya.

Saat ini, warga yang rumahnya rusak berat, ujar Asep, mengungsi ke rumah keluarga mereka. “Kalau yang rusak ringan memilih tinggal di rumahnya, hanya yang rusak berat yang mengungsi.”

Asep mengungkapkan bahwa selain Kampung Mekarsari, ada beberapa kampung lain yang juga diamuk oleh angin kencang. Namun pihaknya belum bisa menentukan titik-titiknya. “Besok baru akan dipantau. Tapi kami harap warga di titik rawan angin puting beliung waspada, seperti di Kecamatan Sukaluyu, Haurwangi, Ciranjang, Bojongpicung, dan daerah lainnya.” (isl)

Comments

comments