5 Korban Trafficking Cianjur Terlantar di Jakarta

0
188

CIANJUR, patas.id – Sebanyak lima warga Cianjur hampir menjadi korban trafficking dengan modus pemberangkatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Timur Tengah. Saat ini nasib mereka belum jelas dan terlantarĀ di Jakarta.

Kelima warga yang semuanya berjenis kelamin perempuan tersebut berinisial MM (35 tahun), YN (30 tahun), EN (29 tahun), SS (34 tahun), dan SR (31 tahun). Dari keterangan yang dihimpun, kelimanya berasal dari wilayah selatan Cianjur, yaitu warga Kecamatan Campaka, Campaka Mulya, Pagelaran, dan Sindangbarang.

Kepala Seksi Bina Usaha Ketenagakerjaan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur, Ahmad Ubaidillah, mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan bahwa saat ini ada lima warga Cianjur yang berada di penampungan dan akan diberangkatkan oleh PT Putra Timur Mandiri Jakarta Timur, Senin (17 Oktober 2016) pagi. Kelimanya diketahui akan diberangkatkan ke Arab Saudi sebagai pekerja formal.

“Pemberangkatan di sektor formal memangĀ masih boleh, tapi mereka tidak melalui langkah prosedural. Dokumennya juga tidak jelas.”

Pihaknya pun telah mengirim laporan ke Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) terkait hal tersebut. Diketahui PT. Putra Timur Mandiri merupakan sponsor yang ilegal.

Ubai menambahkan, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak BNP2TKI. Meskipun kelima korban menempuh cara non prosedural, namun Dinsosnakertrans memiliki kewajiban untuk memulangkan kelimanya ke Cianjur sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi.

“Hari ini kami terus koordinasi termasuk dengan para korban. Kami sulit melacak keberadaan mereka lantaran mereka baru ke Jakarta dan tidak mengetahui daerahnya sekarang. Tapi akan segera dipulangkan,” janjinya. (isl)

Comments

comments