Kampung Babakan Punya Mesjid Baru untuk Shalat Ied

0
322

CIANJUR – Warga Kampung Babakan, Desa Padaluyu, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur kini punya masjid yang layak untuk melaksanakan shalat Ied, Senin (12 Septembet) depan. Pasalnya masjid yang diberi nama Subulus Salam tersebut telah direnovasi oleh Jajaran Satlantas Polres Cianjur.

Semula, bangunan masjid tersebut begitu rusak, bilik bambu yang menutupi bangunan sudah mulai lapuk dan berlubang. Pada bagian tengah masjid pun disangga oleh sebilah bambu untuk menahan atap yang hampir roboh. ‎

mesjid-baru1mesjid-baruNamun kini, ‎masjid itu sudah berubah drastis. Bangunan semi permanan bergnti bangunan permanen. Bilik bambu diganti tembok bata dengan cat berwarna merah jambu. Atapnya pun sekarang dari baja ringan.

Kerja keras jajaran Satlantas Polres Cianjur ini nyatanya menghabiskan waktu hingga tiga bulan, dengan biaya dari patungan anggota Satlantas setiap hari.

“Setiap apel anggota kami diajak untuk menyisihkan uang, selama 3 bulan berjalan akhirnya dihitung-hitung ternyata cukup. Anggota lalu usul, bagaimana jika bantuan tenaga juga diberikan, akhirnya mereka turun mengaduk semen, angkat genting dan pengecatan,” ujar Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Erik Bangun Prakasa saat dihubungi Sabtu (10 September) siang.

Ada 106 Polisi lalu lintas yang bergantian datang ke lokasi pembangunan masjid setiap harinya. Dengan kerja keras dan gotong royong masjid itupun akhirnya berdiri kokoh.

Bukan tanpa alasan masjid di wilayah itu dipilih untuk menjadi sasaran bantuann. Minimnya tingkat kejahatan di sana menjadi faktor pemberian hadiah dari Polres Cianjur khususnya, Satlantas di ulang tahun yang ke-61 ini.

“Alasan kami pilih masjid itu atas petunjuk Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur Rahayu jika di daerah itu tingkat kriminalnya rendah. Kami berikan rewards sekaligus sumbangsih jajaran Polantas yang sebentar lagi merayakan hari jadi.”

Ke depan, lanjut Erik, penghargaan lainnya akan diberikan kepada warga di kampung lain atas kerja samanya dengan Polres Cianjur dalam menekan angka kriminalitas atau kecelakaan lalulintas. “Rencananya akan ada lagi, tapi dikoordinasikan dulu dengan pimpinan,” ujarnya.

Abah Ece (58 tahun), tokoh masyarakat di Kampung Babakan, mengaku senang dengan bantuan materi dan tenaga yang diberikan anggota polisi, kini di perkampungan tempatnya tinggal telah berdiri masjid yang lebih baik dari sebelumnya.

“Kalau dulu sebelum dibangun, warga itu suka takut-takut kalau mau salat, apalagi lagi kondisi hujan atau angin besar. Khawatir atap malah ambruk dan menimpa ke bawah. Sekarang kondisinya jauh berbeda, saya dan seluruh warga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan”

Abah Ece menambahkan, Lebaran tahun ini warga bisa menjalankan shalat Ied di masjid baru tanpa dihantui rasa takut. Ditambah polisi juga akan membagikan hewan kurban untuk warga. “Ada hewan kurban untuk dipotong dan dibagikan ke warga. Alhamdulillah,” tutupnya. (isl)

Comments

comments