DPD Golkar Jabar Minta DPP Cabut Rekomendasi Bagi Ridwan Kamil

0
204

BANDUNG, patas.id – Pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat akan menyerahkan rekomendasi ke DPP Partai Golkar untuk mencabut dukungan terhadap Ridwan Kamil dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. Pengurus tingkat Jabar mengklaim keputusan DPP itu ditolak oleh para kader partai berlambang pohon beringin di daerah.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat pleno yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Jumat (15 Desember 2017). Dalam rapat pleno tersebut hadir sejumlah pengurus partai berlambang pohon beringin tersebut.

Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ade Barkah Surahman, mengatakan, rekomendasi pencabutan dukungan terhadap Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien ini akan disampaikan pada Rapimnas Partai Golkar di Jakarta pada Senin (18 Desember 2017) mendatang. Menurut Ade, keputusan ini sudah tidak bisa diubah lagi.

“Sekarang sedang dibuat surat keputusannya, Senin akan kita sampaikan. Tadi sudah disepakati oleh semua pengurus bahwa hasilnya mengikat, artinya tidak bisa ditawar-tawar lagi,” ucap Ade Barkah saat dihubungi patas.id usai rapat pleno tertutup, Senin (15 Desember 2017).

Ade Barkah mengklaim permintaan pencabutan dukungan kepada Ridwan Kamil karena kader Partai Golkar di daerah melakukan penolakan. Padahal, kata dia, pihaknya sudah melakukan sosialisasi sesuai arahan DPP.

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat ini menegaskan bahwa keputusan ini diambil dengan pertimbangan matang dan sesuai mekanisme partai. Salah satu indikatornya keputusan rapimda di Karawang yang sudah memutuskan mengusung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar.

“Pokoknya pleno tadi bersikap bahwa rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh DPP kami tolak, lalu kami kembalikan. Kami meminta DPP untuk mengeluarkan rekomendasi sesuai dengan aspirasi kader partai di daerah,” jelas dia.

Ade Barkah menambahkan bahwa pencabutan dukungan juga merupakan buntut sikap Ridwan Kamil yang tidak menunjukkan itikad baik untuk berkomunikasi serta menemui pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat. Padahal, hal itu semestinya dilakukan sebagai bentuk konsolidasi.

“Setelah mendapat rekomendasi, pengantinnya (Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien) tidak ada yang datang, dua-duanya tidak sowan,” tegas dia.

Menurutnya, pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat yang menghadiri rapat pleno optimistis tuntutan mereka akan dikabulkan oleh pengurus DPP. Dengan begitu, sambung dia, besar kemungkinan Wali Kota Bandung itu akan ditinggalkan.

“Ya, sepertinya begitu, 91 persen akan ditinggalkan,” kata Ade Barkah. (daz/*)

Comments

comments