Dedi Mulyadi Memahami Keinginan DPP Partai Golkar Usung Ridwan Kamil

0
121

BANDUNG, patas.id – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi bisa memahami keinginan DPP Partai Golkar yang mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Anggota DPR RI Daniel Muttaqien untuk maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada Tahun 2018 mendatang. Dia pun mengaku kerap diberondong pertanyaan tentang sikap dirinya terhadap pengusungan tersebut. 
Hal tersebut disampaikan Dedi Mulyadi dalam jumpa pers yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat, Jalan Maskumambang No 2, Kota Bandung, Senin (6 November 2017).

“Orang banyak bertanya bagaimana sikap saya. Sikap saya adalah memahami keinginan DPP Partai Golkar,” jelas Dedi di hadapan seluruh pengurus, kader dan awak media, Senin (6 November 2017).

Bagi Bupati Purwakarta tersebut, rekomendasi yang diantarkan langsung oleh Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham kepada Ridwan Kamil menjadi bagian dari pendewasaan politik. Karenanya, ia lebih memilih mengamalkan doktrin kekaryaan yang ia pelajari dari partai berlambang pohon beringin tersebut sebagai pelayan publik.

“Saya anggap ini pendewasaan politik. Karena itu, saya lebih memilih fokus dalam tugas saya sebagai pelayan publik di Purwakarta atau dimana pun selama masyarakat menghendaki,” ungkap pria yang tidak pernah lepas dari peci hitam berlambang garuda itu.

Sebagaimana diketahui, Dedi Mulyadi merupakan kader Partai Golkar yang telah berhasil menjaga elektabilitas Partai Golkar di Jawa Barat untuk terus melaju positif. Ini berkat kepiawaiannya memadukan unsur internal maupun eksternal partai agar tetap terkonsolidasi dengan baik. Elektabilitas positif ini ia raih dalam kondisi Partai Golkar secara nasional terus terpuruk.

Sebelum menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi diketahui pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta dan Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat pada masa kepemimpinan Irianto MS Syafiudin alias Yance, ayahanda dari Daniel Muttaqien, pria yang digadang Partai Golkar mendampingi Ridwan Kamil di Pilgub Jawa Barat.

Karena Partai Golkar sudah menjadi rumah baginya, Dedi menampik tuduhan akan meninggalkan Partai Golkar. Ia justru menyesalkan sikap DPP Partai Golkar yang tidak memperhatikan aspirasi kader yang berkembang selama ini kaitan dengan berbagai isu termasuk Pilgub Jawa Barat.

“Siapa yang meninggalkan Partai Golkar? Yang ada itu, sikap elit DPP Partai Golkar yang sudah meninggalkan aspirasi kader. Sebagai Ketua DPD, saya akan terus menjalankan doktrin kekaryaan yang digariskan Partai Golkar,” pungkasnya.

Sebelum melaksanakan jumpa pers, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar sempat mendatangi kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat untuk menemui Dedi Mulyadi secara khusus. Mereka berdua terlibat obrolan sekitar satu jam dalam sebuah pertemuan tertutup. (*)

Comments

comments