Hanura Ingin Bergabung dengan Koalisi Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar

0
221
Dedi Mulyadi menemani Jokowi dalam mobil

PURWAKARTA, patas.id – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menyambut baik keinginan Partai Hanura yang menyatakan ingin bergabung dengan koalisi yang tengah dibangun oleh Partai Golkar dan PDIP di Jawa Barat.

Dedi mengaku terkejut namun menyatakan bahwa komunikasi yang akan dibangun ke depan tidak akan menemukan hambatan yang berarti. Hal ini karena kedekatan antara Bupati Purwakarta tersebut dengan grass root Partai Hanura sudah terjalin sejak lama.

Surprise, ya? Sejak awal grass root Hanura kan sudah dekat dan memberikan dukungan, kami mengenal baik satu sama lain. Insya Allah soal komunikasi ini akan terus terjalin,” jelas Dedi di Gedung Kembar, Jalan KK Singawinata Purwakarta, Selasa (5 September 2017).

Dalam menghadapi Pilgub Jawa Barat, lanjut Dedi, dibutuhkan kolektivitas agar konsolidasi dapat terbangun dengan baik. Ini berkaitan dengan wilayah Jawa Barat yang luas dan membutuhkan komunikasi aktif bukan hanya di tingkat permukaan, melainkan harus sampai pada tingkat akar rumput.

“Saya kira dalam Pilgub Jabar ini kan butuh kolektivitas, sudah ada Golkar dan PDIP, kali ini Hanura. Totalnya 40 kursi, ini kan bukan jumlah yang kecil dan tidak mudah untuk dikumpulkan. Maka komunikasi langsung dengan masyarakat itu juga sangat diperlukan.”

Pada tatanan DPD Partai di Jawa Barat, Dedi mengatakan bahwa komunikasi yang dibangun sudah selesai dengan didasarkan pada dinamika sosial politik paling mutakhir yang tengah berkembang. Adapun pada tatanan DPP Partai, Dedi menyebut dinamikanya lebih berkembang pada barometer politik secara nasional.

“Komunikasi terus dilakukan, urusan Pilgub mah kan yang memutuskannya DPP di Jakarta, jadi dinamikanya saya kira dinamika politik di Jakarta. Kalau kami ini mengukur berdasarkan dinamika yang terjadi di Jawa Barat.” 

Terkait keinginan Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat Aceng Fikri yang menyatakan siap berpasangan dengan dirinya, Dedi pun menyambut baik keinginginan tersebut. Ia memandang hal tersebut sebagai keberanian mantan Bupati Garut itu untuk turut berpartisipasi dalam kontestasi politik di Jawa Barat.

“Soal jodoh, rezeki ataupun jabatan, sudah Allah tentukan, tinggal kita saja tunjukkan ikhtiar,” pungkasnya. (daz)

Comments

comments