Kongres Basa Sunda 2016 Digelar di Kuningan

0
257

BANDUNG, patas.id – Kongres Basa Sunda (KBS) akan kembali digelar tahun 2016. Kongres yang merupakan program lima tahunan Lembaga Basa jeung Sastra Sunda (LBSS) dengan dukungan penuh Disbudpar Jabar ini rencananya akan berlangsung pada 30 November-2 Desember 2016 di Kuningan.

Dilansir website resmi jabarprov.go.id, Kabid Kebudayaan Disparbud Jabar Wahyu Iskandar dalam keteranganya mengungkapkan bahwa Kongres Bahasa Sunda dimaksudkan untuk melestarikan Bahasa Sunda di kalangan masyarakat. Potensi bahasa besar. Untuk wilayah Jawa Barat, ada 3 zona pengembangan bahasa daerah, masing-masing Bahasa Sunda, Cirebon dan Melayu Betawi.

“Untuk tahun ini, Kuningan dijadikan tempat penyelenggaraan Kongres Bahasa Sunda karena sebagian besar masyarakat Kuningan menggunakan Bahasa Sunda sebagai bahasa sehari-hari. Sementara hanya sebagian kecil yang menggunakan bahasa Jawa yaitu mereka yang berdomisili di daerah pesisir.”

Menurut catatan Dadan Sutisna, penggiat bahasa dan sastra Sunda, Kongres Bahasa Sunda yang didanai melalui APBD Perubahan tahun 2016 ini bukan yang pertama kalinya dilaksanakan. Sejarah mencatat KBS pertama dilaksanakan dengan meriah di Bandung pada 12—14 Oktober 1924. Tiga tahun berikutnya, Septémber 1927, KBS II digelar.

Pasca kemerdekaan, tepatnya tahun 1952, digelar Konferensi Basa Sunda yang salah satu hasil keputusannya adalah mendirikan Lembaga Basa jeung Sastra Sunda (LBSS). Sejak saat itu, LBSS menjadi lembaga yang secara kontinyu menggelar KBS (1954, 1956, 1958, 1961, 1987, 1993, 2001, 2005, 2011).

Sejak 2005, KBS didukung sepenuhnya oleh Disbudpar Jabar. Tahun ini, KBS akan melibatkan kurang lebih 180 peserta yang terdiri dari para seniman, sastrawan, pemerhati, serta perwakilan masing-masing daerah di Jawa Barat. Wahyu berharap Pemerintah Daerah dapat memfasilitasi terwujudnya pelestarian Budaya Sunda ini. (cho)

Comments

comments