Rawayan Cileungsir Rubuh, Dua Pemuda Hanyut

0
220
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

SUKABUMI, patas.id – Nasib nahas menimpa empat remaja yang pulang berburu hari Minggu (30 Oktober 2016) siang. Saat melintasi rawayan (jembatan bambu) yang melintasi Sungai Cileungsir di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, tiba-tiba rawayan tersebut rubuh. Dua di antara pemburu remaja tersebut hanyut dan hilang terbawa arus sungai yang meluap.

Keempat pemuda tersebut masing-masing bernama Muhamad Taufik Hidayat (26 tahun) dan Yani bin Asum (18 tahun), Yopi bin Aep (21 tahun) dan Yana bin Usup (18 tahun). Yopi adalah warga Jampangtengah sementara ketiga temannya adalah warga Cikembar. Sepulang berburu, mereka berniat singgah di rumah Yopi  di Jampangtengah. Saat rawayan sepanjang sekitar 30 meter tersebut rubuh, Yopi dan Yana masih bisa menyelamatkan diri dengan berpegangan pada sisa-sisa jembatan, sedangkan Taufik dan Yani terseret arus.

Kepala Polsek Jampangtengah, AKP Samsuri, menyatakan bahwa upaya pencarian oleh gabungan Muspika, aparat desa dan warga sudah dilakukan sejak datang laporan sambil menunggu tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

”Hingga malam ini kami masih di lapangan di sekitar lokasi kejadian, dan menunggu tim BPBD.”

Sementara itu Ketua Forum Koordinasi Search and Rescue (SAR) Daerah Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri, mengatakan bahwa dua anggotanya telah ditugaskan untuk membantu melakukan pencarian.

“Rencana Operasi (Renop) kami tugaskan dua orang anggota untuk melakukan penyisiran darat dahulu, sebab berdasar informasi, aliran sungai masih deras.”

Sungai Cileungsir merupakan anak Sungai Cimandiri yang mengarah ke Parakanlima, Bantargadung, dan Palabuhanratu. Saat peristiwa nahas terjadi, kondisi wilayah berada dalam keadaan hujan lebat dan arus sungai sangat deras sehingga kemungkinan kedua korban sudah terseret cukup jauh dari lokasi kejadian. “Perhitungannya, kalau air deras seperti ini, meskipun si korban tenggelam, tidak akan tenggelam ke dasar sungai, tapi terapung sehingga terus terseret arus,” tambah Okih.

Hingga berita ini diturunkan, kedua korban belum ditemukan. (cho)

 

Comments

comments