Bangunan SD Mulai Dibongkar, Keluarga Siti Jenab Protes

0
215

CIANJUR, patas.id – Cucu almarhumah Ibu Rd Siti Jenab, Memet Hakim, menganggap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur Cecep Sobandi melanggar kesepakatan terkait rencana pembongkaran. Ia mengatakan dalam kesepakatan yang dibuat beberapa waktu lalu tertuang bahwa sebelum keluarga dari almarhumah Ibu Siti Jenab bertemu dengan Bupati Cianjur maka bangunan SDN Ibu Siti Jenab I tidak dibongkar terlebih dahulu.

“Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur melanggar komitmen,” kata Memet kepada wartawan, Kamis (18 Januari 2018).

Ia mengatakan dalam pertemuan yang dilakukan tanggal 10 Januari lalu disepakati beberapa poin yakni pindah sekolah tetap dilaksanakan, tidak mengganggu jam belajar anak, biaya tidak memberatkan orangtua, kepala dinas tak menjamin tentang proses pembongkaran, dan sebelum ada pertemuan antara keluarga Rd Siti Jenab dengan bupati, maka tidak akan dilaksanakan pembongkaran bangunan sekolah.

Dalam kesepakatan itu juga ada catatan khusus bahwa keluarga Rd Siti Jenab pada prinsipnya tak berkeberatan untuk dipindahkan dengan catatan tempat tersebut dijadikan cagar budaya. Tanah tersebut asal muasalnya tanah wakaf, keluarga menghendaki agar bangunan bekas tidak dibongkar melainkan digunakan untuk kegiatan pendidikan dan keagamaan.

Perwakilan keluarga yang hadir saat itu adalah Memet Hakim (cucu Ibu Siti Jenab), Dida Roesnida Danumiharja (cucu Dalem Pancaniti), Pepet Djohar (cucu Dalem Rd Prawiradirga), Tini Supartini (alumni sekolah Ibu Jenab) Ratu Sally Suswariyah (cucu Ibu Siti Jenab), dan Tb A Susendi (cucu Ibu Siti Jenab).

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Cecep Sobandi mengatakan, pihaknya belum mengetahui persis kegiatan di SDN Ibu Jenab I. Pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan bagian aset terkait adanya kegiatan di SDN Ibu Siti Jenab I. “Besok saya akan berkoordinasi dulu dengan bagian aset,” ujarnya singkat. (daz)

Comments

comments