Ribuan Guru Honorer Serbu Pendopo Cianjur

0
239

CIANJUR, patas.id – Ribuan guru honorer di Kabupaten Cianjur menyerbu Pendopo Cianjur, Jumat (16 Juni 2017) sore. Kedatangan para guru dari seluruh wilayah di Kabupaten Cianjur ialah untuk menagih janji legalitas mereka sebagai tenaga pendidik.

Para guru honorer itu datang sekiar pukul 16.00 WIB dari dua pintu masuk menuju Pendopo. Sebelumnya, mereka melaksanakan salat ashar berjamaah di Masjid Agung Cianjur.

Ketua Umum Forum Honorer Kategori 2 Pendidikan Cianjur, Magfur, mengatakan bahwa kedatangan ribuan guru honorer ialah untuk menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kondisi honorer dan mengambil simbolisasi Surat Keputusan (SK) sebagai legalitas mereka untuk mengajar.

“Kami bertujuan mendukung program Bupati, yakni salat berjamaah, dan berlanjut silaturahmi untuk menyampaikan aspirasi.”

Ribuan guru honorer itu menagih janji diserahkannya SK terkait status mereka sebagai guru honorer. SK itu bakal menjadi syarat penerimaan dana dari BOS (Bantuan Operasional Sekolah).

“Sesuai dengan regulasi sekarang, guru honorer harus dapat SK sebagai legalitasnya. Alhamdulillah sekarang kami dapat, meskipun baru simbolis pada sejumlah guru honorer. Diharapkan ke depan, janji lainnya bisa direalisasikan segera,” harap Magfur.

Sementara itu Kepala Disdikbud Kabupaten Cianjur, Cecep Sobandi, memaparkan bahwa ada sedikitnya 9.122 tenaga guru honorer di Kabupaten Cianjur, 3.165 guru di antaranya merupakan honorer kategori 2.

“Di Cianjur ini masih kekurangan guru dan tenaga kependidikan PNS. Makanya ditunjang atau dibantu oleh sukarelawan. Jumlahnya mencapai 9.122 orang.”

Menurutnya, para tenaga honorer tersebut kini harus dibuatkan SK, salah satunya diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 8/2017 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS) 2017.

“Jadi sekarang ini honorer juga harus dibuatkan SK supaya jadi landasan penerimaan dana dari BOS.”

Cecep menargetkan, sebelum Idul Fitri, pembuatan dan pembagian SK selesai dilakukan. “Hari ini disimbolisasi dengan 50 orang, sisanya menyusul melalui UPTD di masing-masing kecamatan,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments