Cianjur Siap Laksanakan Full Day School

0
252
Girl (9-11) resting head on desk in classroom, eyes closed

CIANJUR, patas.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur mengaku siap melaksanakan kebijakan baru dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait hari sekolah yang menjadi lima hari dengan jam belajar selama 8 jam.

Kebijakan itu sudah disahkan melalui Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah yang merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

‎Kepala Disdikbud Kabupaten Cianjur, Cecep Sobandi, mengatakan bahwa kebijakan tersebut sudah ditetapkan dan harus dijalankan di tahun ajaran baru 2017/2018 meskipun masih ada perdebatan terkait kebijakan itu.

“Ya, mudah-mudahan saat penerapannya nanti tidak berdampak negatif, semuanya berjalan lancar.”

‎Cecep memaparkan bahwa pelaksanaan full day school dimana aktivitas belajar berlangsung sampai sore hari sudah berjalan di sejumlah sekolah di Cianjur, terutama sekolah swasta. Hal itu dinilai memberikan dampak positif, terlebih bagi anak yang orangtuanya memiliki kesibukan karena pekerjaan.

“Sebetulnya sudah ada di sekolah swasta, mungkin sekarang diserentakkan di semua sekolah. Secara tidak langsung anak pun dititipkan agar benar-benar terdidik, terutama ketika orangtuanya sibuk bekerja.”

Namun Cecep mengaku, ketika muncul kebijakan baru, kerap kali tanggapan sering berbeda, sebab masih bingung dengan pelaksanannya nanti. Yang terpenting, lanjutnya, kebijakan itu diharapkan bisa mengejar target peningkatan kualitas pendidikan.

“Sambil berjalan, dikaji juga apa yang jadi kelemahannya. Ketika ada kelemahan, akan kami komunikasikan ke Pusat supaya diperbaiki. Dan kami rasa tidak akan bersinggungan dengan kebijakan lainnya,” ucap dia. (isl)

Comments

comments