Minim Sarana Prasarana, Siswa yang Daftar di SMK Ini Membludak

0
250

CIANJUR, patas.id – Animo masyarakat di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, untuk menyekolahkan anak-anaknya ternyata cukup tinggi.

Menurut Kepala SMK Bina Insani Campakamulya, Dadan, tingginya animo tersebut terbukti sejak dibukanya pendaftaran untuk tahun ajaran baru (2017-2018), hingga kini sudah tercatat sebanyak 90 orang anak yang telah mendaftar ke sekolahnya.

“Untuk tahun ajaran baru mendatang, sekarang sudah ada yang mendaftar sebanyak 90 orang,” tuturnya, Jumat (21 April 2017). Saat ini, tercatat sebanyak 150 orang siswa yang tengah mengenyam pendidikan di SMK Bina Insani Campakamulya, meski keberadaan sekolahnya terbilang relatif masih baru dan berada di daerah pinggiran kota. Antusias masyarakat, lanjut Dadan, patut diapresiasi.

“Sejak didirikan pada 2016, sekolah ini baru bisa membangun sebanyak 2 lokal dari dana bantuan Provinsi Jawa Barat. Ditambah dengan 2 lokal lainnya yang sebelumnya sudah ada hasil swadaya yang dibangun pada 2010. Jadi, kini totalnya sebanyak 4 lokal.”

Kendati begitu, Dadan mengkhawatirkan ketersediaan sarana dan prasarana yang ada di sekolahnya saat ini. Dengan membludaknya siswa yang mendaftar, sekolah dirasa perlu tambahan Ruang Kelas Baru (RKB). “Mengingat keberadaan sekolah ini masih relatif baru, jadi masih banyak kekurangan di sana sini termasuk ketersediaan ruang kelas. Apalagi antusias masyarakat di sini (Campakamulya, red) dan sekitarnya buat menyekolahkan anak-anaknya begitu tinggi,” ungkapnya.

Pada 2008, SMK Bina Insani Campakamulya masih berstatus kelas jauh dari SMK Negeri 1 Sukanagara. Para siswanya pun, kisah Dadan, masih melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di rumahnya sebelum memiliki bangunan sekolah.

“Perjuangan saat merintis di awal itu memang lumayan cukup berat, dan banyak tantangannya bahkan sempat terpikir untuk berhenti. Namun banyak pihak yang terus menyemangati. Pada 2014, barulah statusnya berubah menjadi SMK Bina Insani Campakamulya, yang didirikan oleh Yayasan Bina Insani Campakamulya.”

Dadan pun menjelaskan, jurusan yang baru tersedia saat ini di sekolahnya baru sebatas Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) dan Administrasi Perkantoran (AP). Ia berharap pemerintah dapat terus memperhatian sekaligus memberikan bantuannya untuk kelangsungan KBM di SMK Bina Insani Campakamulya. (rud)

Comments

comments