Dibanding Kota Lain, Pelaksanaan UNBK Cianjur Lebih Baik

0
302

CIANJUR, patas.id – Sebanyak 8 SMK di Cianjur tidak akan menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Keterbatasan sarana dan prasana membuat sekolah-sekolah yang berada di Cianjur selatan itu hanya menggelar Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP).

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Cianjur, Ida Yuniati Surtika, mengatakan, sekolah di Cianjur mayoritas telah mengikuti ketentuan Kementerian Pendidikan untuk melaksanakan UNBK, meskipun masih ada yang masih UNKP.

“Memang masih ada yang terbatas sarana komputer dan jaringan. Meski begitu, yang penting tetap bisa mengikuti UN.”

Selama beberapa bulan terakhir, ucap Ida, setiap sekolah sudah menyelenggarakan latihan atau simulasi UNBK. “Latihan terus digenjot, termasuk pemantapan materi,” ucapnya. Meski begitu, menurutnya, beberapa sekolah masih mengkhawatirkan urusan jaringan internet dan listrik. “Tapi kami sudah koordinasikan dengan Telkom dan PLN agar saat USBN dan UN tidak ada gangguan,” tuturnya.

Berbeda halnya dengan SMK, Ketua MKKS SMA Kabupaten Cianjur, Aep Suherman, menuturkan, di lingkungan SMA, sebanyak 53 SMA sudah siap mengahadapi UN. Bahkan di Cianjur seluruh SMA mengikuti ujian berbasis komputer. “Alhamdulillah untuk SMA semuanya berbasis komputer. Kami harap menghdapai USBN mereka bisa maksimal. Pelaksanaan SMA juga sepekan setelah SMK, jadi ada persiapan yang lebih,” ucapnya.

Sementara itu, di tingkat Provinsi Jawa Barat, ada sekitar 29 persen SMA/SMK sederajat di Jawa Barat masih belum menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Ahmad Hadadi, mengatakan, berdasarkan data Jumlah Peserta Ujian Nasinal di Jawa Barat tahun pelajaran 2016-2016 dari Dinas Pedidikan Provinsi Jawa Barat, ada sebanyak 4.886 SMA/SMK sederajat yang mengikuti UN.

Di tingkat SMA ada 441 sekolah negeri dan 817 sekolah swasta yang ikut UNBK, sementara untuk MA negeri sebanyak 56 sekolah dan MA swasta berjumlah 232 sekolah yang ikut UNBK, sedangkan yang UN berbasis kertas dan pensil (UNKP) sebanyak 881 SMA dan MA, baik swasta ataupun negeri.

Pada Sekolah kejuruan, terdapat 263 SMK negeri dan 1.661 SMK swasta yang ikut UNBK, sedangkan 535 SMK masih UNKP. Jika ditotalkan, terdapat 3.470 SMA/SMK sederajat yang mengikuti UNBk dan 1.416 yang mengikuti UNKP di Jawa Barat.

“Kalau dari persentase, 64 persen SMA/MA ikut UNBK dan 71 persen SMK menyelenggarakan UNBK. Kalau diakumulasikan secara keseluruhan, persentase SMA/SMK sederajat yang ikut UNBK mencapai 71 persen.”

Jika dilihat dari data peserta UN, sebanyak 196.896 siswa SMA dan MA mengikuti UNBK sedangkan yang mengikuti UNKP sebatas 33.327 siswa. Di sekolah kejuruan, ada 233.32 siswa yang mengikuti UNBK dan 25.913 siswa ikut UNKP.

“Dari jumlah siswa sebanyak 489.668 siswa SMA/SMK sederajat yang melaksanakan UNBK serta 59.240 siswa yang UNKP. Jika dipersentasekan, jumlahnya 88 persen,” tuturnya.

Di sisi lain, Kepala Balai Dinas Pendidikan Cianjur wilayah Cianjur dan Sukabumi, Dr Mimin, mengatakan bahwa pelaksanaan UNBK di Cianjur memang sudah lebih baik dibandingkan kota lainnya, terutama untuk jumlah peserta UNBK.

“Kalau untuk SMA/SMK memang hanya tinggal beberapa, tapi yang banyak itu di lingkungan MA. Kalau digabungkan dengan MA, sekolah di Cianjur yang belum mengikuti UNBK ada sekitar 20 persennya. Penyebabnya adalah sarana dan prasarana yang lebih terbatas.”

Dia menambahkan, pada 30 Maret 2017, lembar soal dan jawaban untuk peserta UNKP juga sudah mulai didistribusikan. Soal pun dipusatkan di SMKN 1 Cianjur. Pendistribusian dilakukan dengan hati-hati supaya ketika sampai sekolah tetap dengan kondisi yang baik.

“Begitu datang ke titik bongkar, petugas dan koordinasi UN di Cianjur langsung melakukan distribusi soal. pasti soal akan dikirim dengan mobil dan dilindungi supaya tidak rusak diperjalanan, apalagi sekarang musim hujan,” katanya.

Namun, lanjut Mimin, baik UNBK atau UNKP, diharapkan siswa bisa melaksanakannya dengan maksimal. “Mau itu UNBK atau UNKP yang penting jujur dalam mengerjakan,” ucapnya. ¬†(isl)

Comments

comments