Penyegaran Lingkungan Pendidikan, Jabatan Kepala SD-SMP Dinolkan

0
268

CIANJUR, patas.id – Pemerintah Kabupaten Cianjur bakal merotasi dan membuka pendaftaran pengisian jabatan kepala sekolah di 151 SMP Negeri di Cianjur. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kepala sekolah yang telalu lama menjabat di satu sekolah.

Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) Calon Kepala SD dan SMP, Tohari Sastra, mengatakan bahwa rotasi dan seleksi kepala sekolah tersebut dilakukan sesuai instruksi Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Cianjur nomor 800.05/Kep.39-BKPPD/2017 tentang Pembentukan Pansel Kepala Satuan Pendidikan dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas/ Badan Lingkungan Pemkab Cianjur.

“Bupati menginstruksikan agar ada penyegaran di lingkungan pendidikan, salah satunya dengan dinolkannya jabatan Kepala SD dan SMP.”

Menurut Tohari saat diwawancara Rabu (15 Maret 2017), untuk saat ini pihaknya akan mendahulukan seleksi dan rotasi kepala sekolah di tingkat SMP, setelah itu, kepala sekolah di tingkat SD juga akan dilakukan hal serupa. “Setelah SMP, dilanjutkan SD. Jadi bertahap, tidak sekaligus,” kata dia.

Tohari menegaskan, penjaringan calon kepala sekolah dilakukan secara objektif. Apalagi tim Pansel terdiri dari orang-orang hebat dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Cianjur.

“Ini juga dijalankan sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 28/2010 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah/Madrasah. Dengan begitu diharapkan Cianjur memiliki kualitas sumber daya manusia dan mampu menjalankan tugas, pokok dan fungsinya serta mampu menjalankan visi dan misi Cianjur,” ucapnya.

Selain menjalani verifikasi administrasi, calon Kepala Sekolah nantinya juga akan diberi tes tertulis dengan materi uji kompetensi. Pendaftaran calon kepala SD dan SMP telah dibuka mulai 8 Maret, papar Tohari.

“Penerimaan berkas peserta 12 Maret dan seleksi administrasi akan dilakukan 13 Maret. Sedangkan hasil seleksi administrasi akan diumumkan 20 Maret, dilanjutkan kompetensi 21 Maret. Sedangkan tes tertulis dan presentasi serta wawancara akan dilakukan dari 23 hingga 27 Maret.”

Tohari memastikan, selama proses seleksi tidak akan mengganggu proses belajar apalagi persiapan Ujian Nasional. “Sebelum ada pelantikan nantinya, pejabat sekarang masih melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. Jadi seleksi berjalan, proses belajar mengajar juga tetap berjalan,” ucapnya. (isl)

Comments

comments