DPRD Desak Pihak Sekolah Lebih Peka dengan Kondisi Ekonomi Siswa

0
215
?????????????????????????????????????????????????????????

CIANJUR, patas.id – Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur mendorong guru dan pihak sekolah untuk lebih peka terhadap kondisi ekonomi siswanya. Ketika ada siswa tak mampu, Dewan mendesak sekolah mengalokasikan bantuan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, Sapturo, mengatakan bahwa masih banyak siswa tidak mampu memakai pakaian tidak layak saat bersekolah lantaran guru dan pihak sekolah yang kurang memperhatikan. “Jika benar-benar memperhatikan siswanya, pasti ketika ada siswa memakai pakaian tidak layak langsung dibantu, minimalnya dilaporkan ke pajabat.”

Saat ditemui patas.id Rabu (15 Maret 2017), Sapturo menilai bahwa saat muncul fenomena anak tak mampu dengan pakaian tak layak, sekolah seharusnya bisa membantu dengan mengalokasikan dana BOS untuk pakaian, sepatu, alat alat tulis.

“Tujuannya kan ke sana dana BOS itu, bukan hanya untuk fisik serta upah tenaga relawan. Siswa tidak mampu juga ada haknya untuk dapat bantuan pakaian dan alat tulis.”

Namun, semuanya kembali lagi pada perhatian guru terhadap anak didiknya. Menurut Sapturo, dengan melaporkan ke pejabat yang berwenang, tanpa dana BOS pun, permasalahan pakaian, sepatu, dan alat tulis bisa dibantu dari dana pribadi pejabat.

“Seperti kasus Juhdi, ketika tahu ada siswa sepatunya tak layak dan tidak mampu, harusnya langsung turun dan memberi bantuan, baik sepatu ataupun uang tunai. Tinggal laporannya saja. Minimalnya ke Komite atau langsung ke Kepala UPTD.”

Jika koordinasi antar jenjang pemerintahan tersebut terjalin, lanjut Sapturo, tidak akan ada lagi siswa di Cianjur yang dibiarkan dengan pakaian tak layak dan minder tak sekolah dengan kondisi seperti itu. “Ke depan, diharapkan infrastruktur pendidikan memberi perhatian pada siswa tak mampu agar minat bersekolah lebih tinggi lagi,” tandasnya. (isl)

Comments

comments