Hanya Punya 1 Komputer, SMPN 6 Cibeber Laksanakan UN Manual

0
290

CIANJUR, patas.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur terus melakukan persiapan menjelang Ujian Nasional (UN), namun di sisi lain masih ada sekolah yang mengharapkan penyediaan fasilitas untuk menunjang proses belajar dan ujian siswa.

Kepala Sekolah SMPN 6 Cibeber, Ade Afifuddin, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sekolahnya membutuhkan sejumlah sarana, terutama ruang kelas untuk digunakan dalam proses belajar. “Kelas yang kami miliki terbatas, jumlahnya masih jauh dari ideal sesuai dengan yang seharusnya,” kata Ade.

Sekolah dengan total 188 siswa itu hanya memiliki 6 ruang kelas, padahal untuk proses KBM yang optimal, sekolah tersebut seharusnya memiliki 10 ruang kelas. Tak hanya keterbatasan ruang kelas, SMPN 6 Cibeber pun tidak memiliki ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang tata usaha, perpustakaan, lab bahasa, serta toilet.

Padahal, sekolah tersebut telah mengajukan bantuan sejak 4 tahun lalu tapi belum direalisasikan hingga kini. Ade mengharapkan, Pemkab dapat bertindak untuk memberikan bantuan, terlebih faktor kenyamanan menjadi prioritas menjelang ujian nasional mendatang.

“Kami akhirnya memang melaksanakan UN manual, karena mau UNBK pun tidak bisa. Satu komputer yang ada di sekolah saja digunakan ramai-ramai. Tapi, yang penting sarana belajar dan ujian kami bisa lebih memadai.”

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kabupaten Cianjur, Cecep Sobandi, mengakui beberapa sekolah memiliki lokal yang rusak atapun tidak bisa digunakan. Namun hal itu dinilai tidak akan menggangu pelaksanaan UN, sebab masih ada ruang kelas lainnya yang bisa digunakan. “Memang ada beberapa sekolah yang rusak, tapi masih bisa diantisipasi. Kami harap UN tahun ini Cianjur bisa lulus 100 persen,” katanya. (isl)

Comments

comments