Baru 34 dari Total 283 Sekolah yang Selenggarakan UNBK

0
268

CIANJUR, patas.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur mencatat baru 12 persen dari total keseluruhan SMP di Cianjur yang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Mei mendatang.

Sekretaris Disdikbud Kabupaten Cianjur, Hilman Sujadi mengatakan bahwa meskipun seluruh sekolah ingin berpartisipasi dalam UNBK, tapi segi kesiapan dalam pelaksanaannya masih banyak yang belum terpenuhi.

”Walaupun memungkinkan dari fasilitasnya, tapi perlu diingat tidak semua sekolah mendapatkan jaringan yang baik. Sementara UNBK kan bergantung sepenuhnya pada jaringan internet yang stabil. Kebanyakan ada yang punya fasilitas tapi jaringan buruk, atau sebaliknya,” papar Hilman, Selasa (7 Maret 2017).

Hilman mengakui di satu sisi, penyelenggara pendidikan diharuskan berpartisipasi dalam UNBK. Tapi di sisi lainnya, daerah terkendala kondisi geografis untuk melaksanakan UNBK, sehingga Dinas tidak bisa memaksakan keikutsertaan sekolah di Cianjur, seperti di wilayah Cianjur selatan.

Berdasarkan data, baru 34 sekolah dengan 5231 siswa yang siap melaksanakan UNBK dari total 283 sekolah dengan 29.339 siswa. Seluruhnya pun merupakan sekolah yang berada di kawasan perkotaan Cianjur.

“Di wilayah perkotaan juga masih harus menumpang ke beberapa SMA/SMK untuk menyelenggarakan UNBK. Bahkan, kalau masih kekurangan komputer, kami mengimbau agar siswa menggunakan fasilitas pribadi seperti laptop.”

Meski begitu, Hilman tetap mengapresiasi sejumlah sekolah yang siap melaksanakan UNBK dengan berbagai persiapan hingga saat ini. Setidaknya, jumlah sekolah yang akan melangsungkan UNBK tahun ini telah mengakomodir dan mewakili peraturan Pusat terkait ujian berbasis komputer.

“Selama sekolah siap untuk menyelenggarakannya, Dinas pun akan membantu persiapan dan kebutuhan ujian. Tapi, untuk sementara hasil evaluasi menyebutkan baru kawasan perkotaan yang memungkinkan penyelenggaraan UNBK.”

Untuk memenuhi kebutuhan jaringan atau akses layanan internet itu, Disdik Cianjur akan menggencarkan komunikasi dengan pihak Telkom agar koneksi internet tetap stabil. “Kami sudah komunikasikan agar nanti tidak ada gangguan jaringan internet ataupu listrik,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments