Pengedar Narkoba Harus Dihukum Berat

0
264

CIANJUR, patas.id – Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman menegaskan bahwa para pengedar narkoba harus diberi hukuman berat, sebab bisa merusak generasi muda Cianjur.

Menurut Herman saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (15 Februari 2017), penangkapan tiga pengedar narkoba oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur merupakan langkah baik untuk terus mengungkap jaringan pengedar narkoba di Cianjur.

“Jangan diberi keringanan, harus disanksi secara tegas. Pengedar itu merusak generasi, sebab akan semakin banyak penyalah guna jika mereka tetap ada.”

Herman mengatakan, perlu ada perhatian khusus bagi penyalah guna, yakni dengan mempercepat proses rehabilitasi. Pasalnya jika dibiarkan tanpa direhab, maka akan terus menggunakan barang haram tersebut. “Pascarehabilitasi juga harus diawasi, sebab dikhawatirkan kembali diajak atau mencoba dan menggunakan lagi narkoba,” kata dia.

Namun, lanjut dia, pejabat yang ketahuan menggunakan narkoba, akan terlebih dulu menjalani sanksi. Bahkan Herman menyatakan jika memang terbukti maka akan langsung dipecat.

“Pegawai pemerintah itu harusnya memberikan contoh, bukan malah jadi penyalah guna. Sanksi tegas pejabat yang menggunakan narkoba, pecat saja.”

Di samping itu, Herman menyatakan jika Pemkab Cianjur tengah menyusun pembentukan tim anti maksiat yang merupakan lanjutan dari Surat Kesepakatan Bersama gerakan anti maksiat dengan unsur Muspida di Kabupaten Cianjur. “Dalam waktu dekat akan dibentuk timnya, terdiri dari Pemkab, Raider, Yon Armed, Kodim, Polres, dan lainnya. Kami harap ke depan Cianjur terbebas dari narkoba,” tandasnya. (isl)

Comments

comments