Kreatif! Teater Opat SMPN 4 Cianjur Jualan Kue Untuk Dana Pentas

0
328

CIANJUR, patas.id – Sebagai kegiatan ekstrakurikuler pilihan, tak banyak sekolah yang mau mendirikan kelompok teater sekolah bagi siswa-siswanya karena berbagai faktor seperti kesulitan mencari pelatih atau terkendala hal-hal teknis.

Salah satu sekolah yang beruntung memiliki kelompok teater sebagai media ekspresi siswa-siswanya adalah SMPN 4 yang beralamat di Jalan Adi Sucipta No. 2 Cianjur. Sejak tahun 2009, sekolah ini mendirikan “Teater Opat” yang anggota aktifnya kini berjumlah sekitar 30 orang, terdiri dari siswa kelas VII dan VIII.

Pembina Teater Opat, Yati Karyati Komalasari (54 tahun), dengan telaten membimbing kreativitas seni siswa-siswanya. Guru bahasa Indonesia yang mengajar di SMPN 4 sejak 1995 ini mengaku bangga atas prestasi anggota Teater Opat. Bagaimana tidak, di usia yang masih remaja, mereka mampu secara reguler menggelar resital bagi anggota baru, tampil dalam acara-acara sekolah, menggelar pentas teater sendiri, bahkan sering mencatat prestasi seperti mendapat nominasi aktor terbaik, aktris terbaik, hingga tata cahaya/lighting terbaik.

Saat ini, Teater Opat tengah giat berlatih seminggu tiga kali untuk persiapan pentas “Belis” yang akan berlangsung Sabtu, 11 Maret 2017 di Gedung Dewan Kesenian Cianjur (DKC). Yang membuat trenyuh, ujar Yati, adalah bahwa untuk menggelar pentas, anggota Teater Opat seringkali harus udunan dan mencari dana sendiri karena bantuan dari sekolah maupun pemerintah sangat minim.

“Sekolah hanya memberikan dana untuk membayar pelatih. Itu pun masih kurang. Jadi anak-anak melakukan apa saja untuk mengisi uang kas dan mencukupi kebutuhan sendiri. Mereka bahkan mau berjualan makanan kecil seperti kue-kue di sekolah.”

Pentas teater di DKC tersebut, lanjut Yati, adalah sebagai pemanasan dan persiapan menghadapi Festival Drama Basa Sunda Tingkat Remaja (FDBS-R) se-Jawa Barat/Banten yang diadakan oleh Teater Sunda Kiwari. FDBS-R adalah event yang tahun ini akan berlangsung pada 20 Maret-9 April 2017 di Gedung Kesenian Rumentang Siang Bandung.

BACA: Ayo Daftar Festival Drama Basa Sunda Tingkat Pelajar

“Anak-anak sudah lama pengen ke Bandung (mengikuti FDBS-R, red), tapi saya tak memberi ijin. Baru tahun ini saya memperbolehkan mereka pergi, karena melihat antusiasme mereka sangat tinggi. Di Cianjur, jarang sekali ada perlombaan antar kelompok teater sekolah, jadi event ini akan mengasah kemampuan mereka. Saya mendukung sepenuhnya.”

Kendala tentu ada, terutama masalah pendanaan. Yati mengaku bahwa untuk membawa pemain, kostum, properti pentas, pemusik, kru, dan lain-lain menuju Bandung membutuhkan dana yang tak sedikit.

“Karena itu kami akan pentas pemanasan dulu di Cianjur, sekaligus menggalang dana untuk ke Bandung nanti. Saya kapok nyari dana dari luar. Pernah ada sebuah bank yang berjanji membantu, tapi begitu didatangi mereka bilang proposal saya telat, dan lain-lain.”

Selain Teater Opat dari SMPN 4, masih ada 3 kelompok teater asal Cianjur lainnya yang akan mengharumkan nama Cianjur dalam FDBS-R se-Jawa Barat-Banten tahun ini, yakni: Teater Rockrak dari SMKN 2 Cilaku, Teater Lentera dari SMAN 1 Ciranjang, serta Teater Madre. Hingga berita ini diturunkan, telah terdaftar 69 kelompok teater dari berbagai kota/kabupaten se-Jawa Barat yang akan bersaing ketat dalam festival tersebut. (cho)

 

Comments

comments