BKPPD Akan Cari Celah Regulasi Untuk Guru Honorer

0
220

CIANJUR, patas.id – ‎Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cianjur berjanji bakal menindaklanjuti dan mengkomunikasikan harapan dari para guru honorer terkait tuntutan perhatian berupa tunjangan kepada Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar.

Kepala BKPPD Kabupaten Cianjur, Cecep ‎Sobandi, mengatakan bahwa untuk tunjangan dan perhatian tersebut, pihaknya akan mencoba melihat ke kabupaten/kota yang telah memberikan tunjangan dengan regulasi yang dibuat oleh kepala daerahnya.

“Kami akan lihat dan pelajari dulu bagaimana teknisnya, celah untuk memberikan kadeudeuh tanpa melanggar aturan. Jadi nanti diajukan ke Bupati dengan perbandingan bahwa di tempat lain bisa, dan Cianjur diupayakan melakukan hal yang sama.”

Menurut Cecep di sela audiensi bersama guru horoner di Ruang Badan Anggaran DPRD Kabupaten Cianjur, Rabu (7 Desember 2016), nominal yang akan diberikan tidak dapat ditentukan jumlahnya. Namun akan diupayakan untuk dapat memberikan tunjangannya.

“Diupayakan, namun nominalnya tidak pasti.‎ Terpenting saat ini ada perhatian dari pemerintah, tidak dapat ditetapkan harus Rp 800 ribu per orang per bulan atau diberikan per berapa bulan sekali.”

Untuk pengangkatan menjadi PNS atau CPNS, lanjut dia, Pemkab tidak dapat melakukan begitu saja. Pasalnya, Pemkab terikat aturan dilarang mengangkat PNS, bahkan untuk tenaga honorer, kecuali sopir, keamanan dan office boy. (isl)

Comments

comments