Kadisdik Cianjur Tolak Penghapusan UN

0
207
UN SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS

CIANJUR, patas.id – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Cecep Alamsyah, mengaku tidak setuju dengan dihapusnya Ujian Nasional. Pasalnya UN merupakan tolak ukur pendidikan ‎secara nasional.

Menurutnya, selama ini adanya UN menjadi upaya dalam mengevaluasi penyelenggaraan pendidikan di daerah. Namun jika dihilangkan maka sarana evaluasi tersebut juga hilang. “Kalau dengan UN, penyelenggaraan pendidikan di setiap daerah bisa terukur. Keberhasilan Cianjur juga bisa terlihat dari peringkat nilainya di Jawa Barat,” ujar Cecep, Selasa (29 November 2016).

‎Dengan terukurnya pendidikan tersebut, pemerintah di daerah melakukan upaya dalam peningkatan pendidikan. Dengan begitu pemerataan pendidikan bisa dilakukan dengan maksimal.

“Tanpa adanya tolak ukur maka daerah berjalan masing-masing. Menganggap pendidikannya sudah maksimal‎ padahal kenyataannya berada di bawah dibandingkan kota lain.”

Jika alasannya terkait sistem yang sering tak tepat, lanjut Cecep, maka yang harus diperbaiki adalah sistemnya, bukan menghilangkan UN. “Ada alasan jika seringnya siswa yang pintar gagal lulus UN, baik karena faktor pembulatan atau komputerisasi nilai. Tapi itu bisa diselesaikan dengan perbaikan sistem. Jujur saya kurang setuju dengan penghapusan UN.”

Jika pun harus dihapuskan, Cecep meminta pemerintah pusat mencarikan upaya lain dalam melakukan upaya tolak ukur pendidikan di tingkat ‎pusat. “Jangan sampai tidak ada. Harus mencari solusi lain supaya kami punya dasar tolak ukur penyelenggaraan pendidikan di daerah,” kata dia.‎ (isl)

Comments

comments