Dewan Minta Kepolisian Menindak Tegas Pelajar Bandel

0
257
Puluhan pelajar melakukan tawuran dengan warga yang berada di Jalan. Abdulah Syafei, Gudang Peluru, Jakarta, Jumat (4/11/2015). Tawuran pelajar ini kerap terjadi hampir setiap siang hari.

CIANJUR, patas.id – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, Sapturo, meminta pihak kepolisian untuk bertindak tegas apabila menemukan pelajar yang membawa senjata tajam atau melakukan aksi tawuran. Pasalnya, para pelajar sudah sulit dibina dengan cara halus.

“Jangan ada toleransi lagi! Tindak mereka. Pidanakan saja. Sebab sudah dilakukan berbagai upaya pun tetap sulit untuk diredam,” kata Sapturo saat ditemui usai melakukan audiensi bersama buruh di Ruang Rapat Gabungan DPRD Kabupaten Cianjur, Rabu (2 November 2016).

Menurutnya, belum lama ini pihaknya sudah melakukan audiensi bersama sejumlah sekolah untuk meminimalisir aksi tawuran pelajar. Pihak sekolah pun sudah menyanggupi untuk melakukan pengawasan ketat bagi para siswanya.

“Sudah ada komunikasi lebih lanjut, tapi pada kenyataannya malah terulang lagi. Seperti kemarin (ada pelajar, red) bawa senjata tajam, itu kan sudah memperlihatkan jika ada upaya dan niat melukai lawannya.”

Meski begitu, dirinya mengharapkan seluruh pihak mulai dari pihak sekolah, lingkungan, kepolisian, terutama keluarga untuk bisa membina para siswalebih keras. Pasalnya mereka masih mencari jati diri, dan apabila dibiarkan maka tindakan negatif tersebut akan terus terjadi.

“Makanya harus diredam dengan baik, bimbing dan perhatikan mereka. Kalau lepas dari pengawasan tentu dampaknya akan melakukan tawuran dan kenakalan lainnya.”

Sebelumnya, Polres Cianjur mengamankan tiga oleh pelajar SMK di Kabupaten Cianjur yang kedapatan membawa senjata tajam serta minuman keras, Selasa (1 November 2016).

Para pelajar itu diamankan saat menaiki kendaraan angkutan umum (angkum) jurusan Cipanas dan kedapatan membawa senjata tajam dengan panjang lebih dari 50 centimeter dan sebotol minuman keras. (isl)

Comments

comments