Pesepakbola Protes Stadion Dibikin Lapang Parkir

0
87

CIANJUR, patas.id – Sekitar seratusan orang yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Sepakbola Cianjur menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Senin (2 April 2018).

Sebelum mendatangi kantor wakil rakyat, massa sempat melakukan longmarch mulai dari Stadion Badakputih dan menggelar orasi di Tugu Tauhid serta di Tugu Lampu Gentur.

Aksi tersebut untuk menindaklanjuti rencana Pemkab Cianjur yang akan melakukan alih fungsi Stadion Badakputih.

Sesampainya di halaman Gedung DPRD Kabupaten Cianjur di bawah pengawalan aparat kepolisian massa kembali berorasi. Akhirnya para pengunjuk rasa diberikan kesempatan untuk beraudiensi dengan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Kepala Kesbangpol, dan Kabagops Polres Cianjur.

Ketua aksi, Benny Sumarna, mengatakan aksi yang digelar itu untuk mempertanyakan rencana pemkab yang akan mengalihfungsikan Stadion Badakputih, Cianjur.

Jika rencana itu benar-benar terlaksana, lanjut Benny, dinilai telah mencederai para pecinta olahraga, khususnya sepakbola di Kabupaten Cianjur.

“Jangan sampai konsep pembangunan yang diusung pemkab mengubah fungsi stadion menjadi lapang. Karena artian stadion dengan lapang jelas berbeda,” kata Benny, kepada wartawan, Senin (2 April 2018).

Benny menegaskan, aksi itu juga untuk memberikan warning terhadap Pemkab Cianjur yang dinilai tidak peduli dengan perkembangan olahraga di wilayah itu.

“Saat ini pemkab dinilai tidak peduli dengan kondisi perkembangan olahraga di Cianjur. Padahal, tidak sedikit atlet-atlet asal Cianjur yang telah membesarkan dan mengharumkan nama baik daerahnya,” tegas Benny yang juga Ketua Viking Underground Cianjur itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Asep Suparman menjamin tidak akan ada alih fungsi Stadion Badakputih sebelum pemkab menyediakan atau membangun stadion baru.

“Saat ini pembangunan yang dilakukan di lokasi Badakputih merupakan penataan lahan parkir. Rencananya pemkab akan membangun sport center di wilayah Mande,” jelas Asep.

Asep menambahkan, perencanaan belum melangkah pada alih fungsi, hanya pada penataan saja. “Tidak pernah merencanakan alih fungsi Stadion Badakputih. Kami, jamin alih fungsi tersebut tak akan terjadi,” pungkasnya. (daz/*)

Comments

comments