Kakek 105 Tahun Tetapkan Rekor Bersepeda

0
214
French cyclist Robert Marchand reacts as he arrives before attempting to break his own world cycling record at the age of 105, taking part in a one-hour cycling event in the Masters + 100 category held at the Velodrome National in Montigny-les-Bretonneux, southwest of Paris, France, January 4, 2017. REUTERS/Jacky Naegelen

PERANCIS, patas.id – Sembilan puluh tahun lalu, Robert Marchand (105 tahun) yang waktu itu masih remaja, disarankan oleh pelatihnya sendiri agar berhenti bersepeda. Tinggi tubuh Marchard yang hanya 152 sentimeter dengan berat badan hanya 52 kilogram, sangat mungil untuk ukuran luar negeri, menjadi salah satu alasan sang pelatih untuk menyuruhnya berhenti berkompetisi.

Namun pada hari Rabu (4 Januari 2017) kemarin, Marchand berhasil membuktikan bahwa mantan pelatihnya salah besar. Lelaki yang lahir tahun 1911 in kota Amiens tersebut berhasil menetapkan rekor bersepeda untuk kategori 105 tahun+ sejauh 22,547 kilometres dalam waktu satu jam di Velodrome National, Perancis.

“Aku sekarang menunggu orang untuk memecahkan rekorku,” ujar Marchand sambil tertawa. Tiga tahun lalu di tempat yang sama, Marchand mencetak rekor bersepeda sejauh 26,927 kilometer dalam satu jam untuk kategori pemain sepeda berusia 100+.

Veronique Billat, psikolog Marchand, mengatakan bahwa pasiennya itu sebenarnya bisa bersepeda lebih cepat jika tidak berhenti mengonsumsi daging.

“Sebenarnya, Marchand bisa bersepeda lebih cepat, namun dia membuat keputusan yang salah dengan berhenti makan daging sebulan lalu. Dia menjadi vegetarian karena terkejut melihat hewan ternak dibunuh dengan cara yang kejam. Meski begitu, dia punya dua kualitas penting, yaitu jantung yang sehat serta semangat yang membara untuk lelaki sesuasianya.”

Disaksikan lusinan wartawan dalam dan luar negeri, Marchand mengayuh sepeda mengelilingi velodrome selama satu jam. Setelah bersepeda selama satu jam, Marchand mengaku tangannya sakit meskipun masih dalam batas wajar. “Tadinya kukira kakiku yang akan sakit, tapi ternyata justru tanganku,” ujarnya.

Marchand yang kini tinggal di pinggiran kota Paris, adalah seorang pensiunan pemadam kebakaran yang setiap bulan menerima  uang pensiun sebesar 900 euro atau sekitar Rp 12 juta. Meskipun telah berumur senja, kakek yang pernah tinggal di Venezuela dan Kanada ini mengayuh sepeda setiap hari.

Gerard Mistler, sahabat Marchant, mengungkapkan bahwa rahasia umur panjang Marchant adalah sering mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, sesekali minum anggur, serta berolahraga secara rutin. Jika hari sedang cerah, Marchand biasanya bersepeda di luar rumah.

“Dia tak pernah memaksakan diri. Setiap hari dia tidur pukul 21.00 dan bangun pukul 06.00. Dia juga sering membaca, namun jarang menontin TV, kecuali jika ada tayangan Tour de France.”

Mistler mengaku bangga bisa mengenal dan bersahabat dengan Marchand. “Dia adalah teladan bagi kita semua,” pungkasnya. (cho)

Comments

comments