Penutupan Olimpiade Rio 2016 Megah dan Meriah

0
242

Acara Penutupan Olimpiade Rio 2016 yang dilaksanakan di stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, berlangsung megah dan meriah.

Sesuai tradisi, perayaan penutupan menampilkan karnaval budaya dari tuan rumah Brasil dan Jepang (sebagai penyelenggara Olimpiade 2020), juga menampilkan pidato dari presiden International Olympic Committee (IOC), Thomas Bach, serta pidato dari penyelenggara, Carlos Arthur Nuzman. Sebagai tanda serah terima Olimpiade, Walikota Rio Eduardo Paes menyerahkan obor dan bendera Olimpade pada gubernur Tokyo, Yuriko Koike.

“Ini adalah Olimpiade yang menakjubkan, di kota yang menakjubkan,” ujar presiden IOC, Thomas Bach. “Selama 16 hari terakhir, Brasil yang bersatu menginspirasi dunia, di masa sulit untuk kita semua, dengan sukacita kehidupannya yang tak tertahankan.”

[carousel interval=”2″]
[panel title=”Penutupan Olimpiade Rio 2016 Megah dan Meriah”]penutupan olimpiade2[/panel]
[panel title=”Penutupan Olimpiade Rio 2016 Megah dan Meriah”]penutupan olimpiade3[/panel]
[panel title=”Penutupan Olimpiade Rio 2016 Megah dan Meriah”]penutupan olimpiade4[/panel]
[/carousel]

Bach dengan resmi menutup pertandingan Olimpiade ke-31 setelah 16 hari, yang melibatkan 11.303 atlet dari 206 negara dan satu kontingen pengungsi.

Penutupan yang disaksikan miliaran orang di seluruh dunia ini diakhiri dengan nyanyian dari Mariene de Castro yang suaranya mengiringi pemadaman obor Olimpiade via pipa hujan, pesta kembang api , dan tribut bagi Rio yang menampilkan tari-khas tarian Brasil. Parade 250 pejalan kaki dipimpin oleh model Brasil, Izabel Goulart dan seniman Renato Soriso sementara lagu wajib Cicade Maravilhosa berkumandang dengan merdunya.

Comments

comments