Bawaslu RI: Titik Rawan Pilkada Serentak 2020, ASN Tidak Netral

0
41

CIANJUR, patas.id – Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menegaskan bahwa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 rawan netralitas ASN. Kerawanan tersebut akan muncul lantaran banyak calon petahana (incumbent) yang bakal maju jadi kandidat.

“Kerawanan ini akan muncul karena sering terjadi mobilisasi massa oleh pejabat yang memiliki kebijakan, khususnya teritorial seperti kepala dinas, camat, dan kepala desa,” ujar Rahmat di sela-sela kegiatan di sebuah hotel di Cipanas, Cianjur, Senin (23 Desember 2019).

Menurut Rahmat, untuk mengantisipasi kerawanan tersebut, para ASN harus betul-betul diawasi, termasuk para pejabat ASN di Kabupaten Cianjur. “Ya, ASN di Kabupaten Cianjur harus betul-betul diawaai karena kemungkinan pejabat petahana (Plt Bupati Cianjur) akan ikut mencalonkan diri,” kata Rahmat.

Selain itu, tutur dia, antisipasi juga dilakukan dengan mengawasi penyelenggara. Sebab, faktor kerawanan juga ada di penyelenggara pilkada.

“Pengawasan harus dilakukan juga terhadap penyelenggara, apakah sudah melakukan pekerjaannya secara netral atau tidak,” kata Rahmat.

Untuk itu, imbuh dia, perlu dilakukan pelatihan pengawasan kepada masyarakat calon pemilih agar ikut bersama-sama melakukan pengawasan.

“Makanya, Bawaslu RI terus menggelar pendidikan dan pelatihan bagi para calon pemilih agar pilkada ini bisa sukses karena diawasi bersama-sama,” tandasnya. (daz)

Comments

comments