BJ Habibie, Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia

0
34

BANDUNG, patas.id – Pengurus serta anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat turut berduka cita atas wafatnya Presiden ke-3 Republik Indonesia Prof Dr Ing H Bacharuddin Jusuf Habibie atau akrab disapa BJ Habibie di RSPAD Jakarta, Rabu (11 September 2019).

Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat, mengakui memahami betul seluruh masyarakat Indonesia merasa kehilangan atas wafatnya BJ Habibie. Sebab, almarhum BJ Habibie sangat berjasa dalam demokratisasi kehidupan berbangsa, terutama dalam kemerdekaan/kebebasan pers.

“Setelah 17 tahun sejak pemberlakuan Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dunia jurnalistik di tanah air merasakan atmosfer kebebasan pers itu,” ujar Hilman, Kamis (12 September 2019).

Menurut Hilman, almarhum BJ Habibie adalah pembuka keran kemerdekaan pers tersebut. Maka dengan menimbang berbagai situasi yang kini dirasakan oleh dunia pers, PWI Jabar berharap Presiden RI Joko Widodo dan komunitas pers menganugerahkan kepada almarhum BJ Habibie sebagai Bapak Kemerdekaan Pers Republik Indonesia.

“BJ Habibie sebagai presiden yang menandatangani UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Hal itu berarti penguatan terhadap pelaksanaan demokratisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang kini dapat dirasakan oleh seluruh komponen bangsa,” kata Hilman.

Hilman menganggap sumbangsih BJ Habibie tersebut merupakan yang terbesar dalam kehidupan pers, terlepas dari berbagai latar belakang yang ada di balik penerbitan UU tersebut.

“Kita melihat rekam jejak beliau sebagai tokoh bangsa yang begitu memperhatikan dunia pers Indonesia sehingga memposisikan serta mencerminkan pers sebagai pengawal pelaksanaan demokrasi,” tutur Hilman. (daz/*)

Comments

comments