Rois Syuriah PBNU Ajak Semua Pihak Sudahi Perselisihan Pasca Pilpres

0
31

CIANJUR, patas.id – Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Ahmad Ishomudin, mengajak semua pihak menuntaskan perselisihan pasca Pemilihan Presiden 2019. Sebab, hasil pilpres sudah memastikan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI.

“Kita sudahi perselisihan karena pemilu sudah tuntas. Pak Jokowi yang terpilih menjadi Presiden RI adalah presiden kita semua, rakyat Indonesia,” ujar Ahmad Ishomudin di Cianjur, Sabtu (6 Juli 2019).

Menurut Ishomudin, Indonesia adalah rumah bagi semua. Jadi, tak ada lagi nomor 01 atau 02, semua kembali lagi sebagai rakyat Indonesia.

“Tak ada lagi nomor 01 atau 02, yang ada adalah sila 3 Pancasila, yakni Persatuan Indonesia,” kata dia.

Ishomudin juga meminta para politisi tak hanya menjadi politisi, tapi harus menjadi negarawan. “Mari kita menghabiskan energi untuk membangun negeri, bukan untuk membangun perselisihan,” tuturnya.

Soal siapa nanti yang dipilih Jokowi sebagai pembantunya di kabinet, Ishomudin mengakui bahwa PBNU mengusulkan nama. Menurut dia, hal itu wajar karena NU punya banyak kader yang mampu bekerja secara profesional.

“Bukan hanya NU, siapapun boleh mengusulkan, pihak mana pun bisa. Muhammadiyah juga bisa. Kan sekedar mengusulkan,” tegas Ishomudin.

Dia tidak menyebutkan nama-nama yang dijagokan dari NU untuk menduduki kursi menteri. “Itu bukan ranah kita, tapi presiden yang memutuskan sesuai kebutuhan,” tukasnya. (daz)

Comments

comments