Komisioner Bawaslu RI Pantau Langsung Pemungutan Suara Lanjutan di Kecamatan Mande

0
128

CIANJUR, patas.id – Badan Pengawas Pemilu RI mencatat terdapat 1.534 potensi terjadinya pemungutan suara lanjutan (PSL) pada pelaksanaan Pemilu 2019. Jumlah potensi itu masih dapat bertambah karena masih ada laporan.

Komisioner Bawaslu RI, Rahmat Bagja, mengatakan, tidak hanya potensi PSL. Potensi pemungutan suara ulang (PSU) pun masih dapat terjadi.

“Kita masih terus menerima laporan, jadi potensi PSL dan PSU pada Pemilu 2019 sangat masih mungkin terjadi. Untuk potensi PSL kita mencatat terdapat 1.524 potensi,” kata Rahmat saat meninjau pelaksanaan PSL di Desa Sukamanah, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Sabtu (20 April 2019).

Untuk potensi terjadinya PSU, lanjut Rahmat, karena berkaitan dengan adanya pemilih yang diduga memilih tapi tidak di tempat yang seharusnya. Karena kartu tanda penduduk elektroniknya, bukan penduduk sekitar.

Rahmat juga menyebutkan, jajarannya pun masih memproses laporan-laporan kecurangan yang diduga terjadi. Bahkan, untuk laporan kecurangan politik uang, Bawaslu mencatat ada lebih kurang 60 laporan.

“Kita juga masih mengecek terkait adanya dugaan kecurangan berupa surat suara yang tercoblos. Kita masih terus lakukan pendalaman terkait dugaan tersebut,” ujarnya.

Rahmat mengungkapkan, akar permasalahan yang terjadi dalam proses pesta demokrasi lima tahunan itu, hampir seluruhnya disebabkan karena buruknya proses distribusi logistik.

Bahkan sambung Rahmat, jajarannya menerima informasi ada sekitar 6,7 juta pemilih yang tidak mendapatkan formulir C6 atau surat undangan. Di antaranya, seperti yang terjadi di Malaysia, dimana formulir C6 tidak dibagikan sama sekali oleh panitia pemungutan luar negeri setempat.

“Angka 6,7 juta pemilih itu signifikan, berartikan ada permasalahan dengan KPPS atau KPPL, sampai tidak memberikan C6 kepada pemilih. Padahal, formulir C6 itu hak pemilih,” tandasnya.

Sebanyak lima dari 13 tempat pemungutan suara (TPS) di Desa Sukamanah, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, melaksanakan pemungutan suara lanjutan (PSL), Sabtu 20 April 2019. Kelima TPS yang menggelar PSL itu adalah TPS 1, 9, 10, 12, dan 13.

Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Sukamanah, Kecamatan Mande, Muhamad Zainal Mutaqien, mengatakan, PSL digelar lantaran pada saat proses pemungutan suara, Rabu 17 April 2019 lalu, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di lima TPS itu menghentikan proses pemungutan suara akibat tertukarnya surat suara untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten dengan daerah pemilihan lain.

“Betul, hari ini lima TPS di Desa Sukamanah, melakukan pemungutan suara lanjutan, yakni TPS 1, 9, 10, 12, dan 13,” kata Zainal.

Jumlah daftar pemilihan tetap (DPT) di lima TPS yang menggelar PSL itu sebanyak 1.194 orang. Zainal berharap, pelaksanaan PSL itu dapat berjalan sukses dan aman. Selain itu, untuk tingkat partisipasi pemilih tidak turun, karena saat pelaksanaan pemungutan suara kemarin, tingkat partisipasi mencapai 84 persen.

“Kita mengharapkan pelaksanaan PSL ini berjalan aman dan kondusif. Terutama untuk partisipasi pemilih tidak turun dari hari pencoblosan lalu,” tandasnya. (daz)

Comments

comments