Komisi VIII Minta Pemerintah Bertindak Tegas

0
79

JAKARTA, patas.id – Pemerintah diminta bertindak tegas dan tuntas dalam mengatasi aksi terorisme, menyusul insiden penyanderaan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok dan serangan bom bunuh diri di Surabaya.

“Intinya Pemerintah dengan segenap perangkatnya harus mengambil langkah-langkah yang tegas dan tuntas,” kata anggota Komisi VIII DPR RI Deding Ishak dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13 Mei 2018).

Menurut Deding, Pemerintah memiliki tugas untuk menjaga kedaulatan negara, keamanan dan keselamatan warganya. Dalam rangka itu Pemerintah memiliki perangkat TNI, Polri, dan Intelijen untuk dapat mengemban tugas tersebut.

Pada saat terjadi ancaman terhadap negara, ketika warga negara terancam keselamatan hidupnya, maka Pemerintah harus menggunakan segala sumber dayanya untuk memulihkan keadaan dan memastikan warga negara terselamatkan.

“Ambil tindakan tegas dan keras dengan melibatkan seluruh perangkat negara karena terorisme merupakan kejahatan yang nyata-nyata mengancam negara dan keselamatan hidup warganya. Negara tidak boleh kalah oleh terorisme,” kata anggota Fraksi Partai Golkar DPR/MPR RI ini.

Selain itu, Deding yang juga Ketua Umum DPP Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) ini juga menilai pemerintah harus mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan bahwa penanganan terorisme dapat dilakukan hingga tuntas.

“Misalnya Kementerian Agama menggandeng ormas-ormas keagamaan, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memastikan tidak ada tempat bagi sel-sel teroris yang ingin bersemi di tengah masyarakat. Dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat maka kita dapat memastikan sel-sel teroris tidak akan berkembang baik di dunia maya maupun dunia nyata,” demikian Deding Ishak. (daz/*)

Comments

comments