DPP Partai Golkar Cabut Surat Dukungan untuk Ridwan Kamil

0
204

JAKARTA, patas.id – DPP Partai Golkar secara resmi mencabut dukungannya kepada Ridwan Kamil dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. Keputusan tersebut tertuang dalam SK pencabutan dukungan yang dikeluarkan Minggu (17 Desember 2017).

Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ade Barkah Surahman, mengungkapkan, SK pencabutan dukungan untuk Ridwan Kamil memang sudah terbit dan dikeluarkan oleh DPP Partai Golkar pada hari Minggu (17 Desember 2017).

“Surat Keputusan pencabutan dukungan dari DPP Partai Golkar kepada Ridwan Kamil itu memang benar. Ini suratnya sudah ada di tangan saya,” ujar Ade Barkah kepada patas.id saat dihubungi di Jakarta, Minggu (17 Desember 2017).

Ade Barkah mengatakan, pencabutan dukungan tersebut tidak terlepas dari kurangnya komitment Ridwan Kamil dalam mengusung wakilnya dari Partai Golkar.

“DPD Partai Golkar memberi tenggat kepada Ridwan Kamil sampai tanggal 25 Nopember 2017 agar segera menunjuk wakil dari Partai Golkar. Tapi ini tidak diperhatikannya, padahal kalau ada jawaban RK dengan Daniel kita akan tetap lanjut, tetapi ini tidak,” kata dia.

Yang lebih mengherankan lagi, lanjut Ade Barkah, RK malah membuat konvensi untuk memilih wakilnya. Artinya, tidak ada kepastian bagi Partai Golkar.

“Kami berpikir bahwa Pilgub Jabar ini hajatan besar yang tidak bisa main-main, jadi kita ambil sikap tegas karena tidak ada kepastian dari RK untuk berpasangan dengan kader Partai Golkar,” tegasnya.

Terkait hal itu, Ade Barkah menegaskan bahwa ke depannya DPD Partai Golkar Jawa Barat akan mengintensifkan koordinasi.

“Setelah pencabutan dukungan ini  tentu kita akan mengadakan rapat-rapat lagi untuk membahas hal-hal yang strategis menghadapi Pilgub Jabar. Beberapa hari setelah Munaslub Partai Golkar di Jakarta kita akan membahas pengusungan calon dari Partai Golkar,” jelas Ade Barkah.

Surat Keputusan Nomor R-352/GOLKAR/XII/2017 yang ditandatangani Ketua Umum Airlangga Sutarto dan Sekjen Idrus Marham itu saat ini pun beredar luas. Surat tersebut ditujukan kepada Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat. (daz/*)

Comments

comments