Soal Penanganan Bencana, Pusat dan Daerah Tidak Kompak

0
209

​CIANJUR, patas.id – Anggota Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka, mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan perhatian lebih terkait kesiapsiagaan bencana di daerah yang kerawanannya tinggi, salah satunya di Kabupaten Cianjur.

Menurut dia, lemahnya perhatian dari pemerintah pusat ke daerah terkait kebencanaan tampak dari kurang maksimalnya BPBD Kabupaten Cianjur.

“Di Cianjur SDM kurang, sarana dan prasarana juga terbatas. Padahal Cianjur itu salah satu daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, apalagi urusan pergerakan tanah dan longsor,” kata dia, Kamis (5 Oktober 2017).

Dia mengungkapkan hampir setiap tahun di Cianjur terjadi bencana pergerakan tanah dan longsor, baik yang dampaknya hanya menutup jalan, merusak pemukiman warga, hingga mengakibatkan korban jiwa.

“Atas dasar itu harusnya ada perhatian lebih, baik dari pemerintah daerah ataupun pusat melalui BNPB,” kata dia.

Diah mengatakan, koordinasi dari BPBD di Kabupaten Cianjur dengan BNPB juga dinilai belum baik, sehingga kekurangan yang ada tidak terakomodir.

“Terlihat ada kelemahan dalam koordinasi, makanya perlu ada peningkatan komunikasi dengan pusat. Apapun yang dibutuhkan bisa diajukan, jika pemerintah di daerahnya tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan penanganan kebencanaan,” ucap dia.

Oleh karena itu, dia mendorong segera ada peningkatan SDM untuk BPBD, sebab dengan personel yang terbatas, penanganan bencana tidak maksimal. 

“Dengan sekarang poisisi BPBD yang ada di pusat kota, saya rasa kurang maksimal, ketika ada bencana di wilayah selatan. Harus ada posko lain dengan SDM yang juga ditambah. Tugas BNPB juga untuk membantu BPBD merealisasikannya,” ucap dia.

Tekait peristiwa bencana pergerakan tanah dan longsor di Takokak dengan 800 rumah rusak dan di beberapa kecamatan lainnya di selatan, Diah mengaku sudah berkoordinasi dengan BNPB untuk segera turun tangan.

“Tadi sudah komunikasi, kami dorong BNPB turun tangan membantu penanganan pergerakan tanah di sana. Apalagi kan rumah rusaknya sampai ratusan,” ucap dia.

Sementara itu, DPRD Kabupaten Cianjur tengah berkomunikasi dengan sejumlah instansi untuk melakukan normalisasi beberapa hal di Takokak. Salah satunya akses jalan yang menghambat adanya bantuan.

“Yang penting jalan, nanti kami dorong Dinas PUPR segera melakukan perbaikan jembatan dan jalan di sana kalau kondisinya sudah mulai membaik. Instansi lainnya juga didorong turut berperan,” ujar Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur, Ade Sobari. (isl)

Comments

comments