Mau Jadi Suster dan Perawat di Jepang? Ayo Daftar Sebelum Akhir Mei!

0
386
ASIA HEALTH CARE WORKERS

JAKARTA, patas.id – Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) membuka kesempatan bagi warga Indonesia pemilik ijazah keperawatan untuk bekerja sebagai kandidat suster (kangoshi) dan kandidat perawat (kaigofukushishi) di Jepang.

Kesempatan ini terbuka bagi 5.000 tenaga kerja sebagai bagian dari Program Government to Government (G to G) dalam kerangka Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) untuk penempatan tahun 2018. Program kerja sama resmi antar pemerintah ini rencananya akan dilangsungkan setiap tahun.

Persyaratan umum untuk calon suster dan perawat di Jepang untuk program G to G ini adalah sebagai berikut:

  1. Berusia maksimal 35 tahun per 31 Juli 2017,
  2. Melampirkan fotokopi KTP yang masih berlaku, fotokopi paspor (jika ada), fotokopi Akte Kelahiran atau Surat Kenal Lahir, fotokopi Kartu Pencari Kerja/AK1 yang dilegalisir dengan cap basah atau embos,
  3. Asli Surat Ijin dari orang tua/wali/suami/isteri yang ditandatangani diatas meterai Rp. 6.000,- diketik manual atau komputer wajib diketahui Lurah atau Kepala Desa,
  4. Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku,
  5. Fotokopi medical check-up dengan hasil “fit” yang masih berlaku dan tidak cacat fisik yang mengganggu dalam bekerja,dan bagi wanita tidak dalam keadaan hamil,
  6. Pas foto berwarna terbaru dengan latar belakang putih, menghadap kedepan dan tampak jelas dengan ukuran 3 x 4 cm sebanyak 6 (enam) lembar,
  7. Bagi wanita tidak pernah bertato, bagi laki-laki tidak pernah bertato dan tidak pernah bertindik,
  8. Membuat surat pernyataan tidak akan mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus matching yang ditandatangani diatas materai Rp. 6.000,- diketik manual atau komputer dan wajib diketahui oleh orang tua/wali/suami/isteri, serta
  9. Membuat surat pernyataan tidak akan menuntut ganti rugi apabila dalam proses penempatan ditemukan kasus yang diakibatkan oleh calon TKI sehingga calon TKI dikeluarkan dari tempat pelatihan yang ditandatangani diatas materai Rp. 6.000,- diketik manual atau komputer dan wajib diketahui oleh orang tua/wali/suami/isteri.

Selain persyaratan umum di atas, ada persyaratan khusus yang berbeda bagi calon suster dan perawat yang bisa dilihat pada BNP2TKI. Waktu pendaftaran untuk kandidat suster (kangoshi) dan kandidat perawat (kaigofukushishi) Program G to G ke Jepang untuk tahun Penempatan 2018 adalah 16 Maret-30 Mei 2017. Berminat? Ayo daftar! (cho)

 

Comments

comments