Gelombang Capai 5 Meter, Nelayan Jayanti Urung Melaut

0
263

CIANJUR, patas.id – Gelombang laut di Pantai Jayanti Kabupaten Cianjur mencapai ketinggian 5 meter. Akibatnya, puluhan nelayan di sana tidak bisa melaut lantaran takut perahu yang mereka tumpangi akan terbawa gelombang.

‎Heren (35), salah seorang nelayan, mengatakan, angin barat saat ini berhembus di sekitar pantai selatan, akibatnya gelombang menjadi tinggi dan perahu pun mudah terhempas.

“Kalau ombak, bisa saja tetap dipaksakan melaut, tapi sekarang ditambah angin, jadi resiko kapal tenggelam semakin tinggi, sehingga nelayan memilih tak melaut,” kata dia saat dihubungi, Rabu (28 Desember 2016).

Menurutnya, nelayan kini hanya bisa melaut dari malam hari sampai pukul 09.00 WIB. Setelah itu, nelayan harus kembali menepi jika tak ingin perahunya terhantam ombak besar.

“Kalau sebelunya mau sampai jam berapapun bisa, sekarang jam 09.00 WIB harus sudah kembali,” kata dia.

Mereka yang memaksakan untuk ‎melaut, lanjut dia, tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Jika biasanya dalam sehari nelayan bisa mendapatkan penghasilan maksimal sampai Rp 1 juta, saat ini pendapatan paling besar Rp 50 ribu.

“Turun drastis. Paling kecil kalau cuaca normal bisa dapat Rp 300 ribu per hari. Sekarang kalau tidak beruntung, tidak akan dapat sepeser pun,” kata dia.

Menurutnya, mayoritas nelayan, menganggur. Pasalnya nelayan di Jayanti jarang yang memiliki mata pencaharian lainnya. Akibatnya mereka mengandalkan sisa penghailan ketika melaut di saat cuaca baik.

“‎Ya pintar-pintar nyimpen uang, kalau tidak, nggak akan bisa makan saat cuaca buruk. Apalagi cuaca buruk yang terjadi sejak awal Desember ini bakal berakhir di Februari 2017 nanti,” tandasnya.(isl)

Comments

comments