9 Desember: Lelang Sitaan Gratifikasi di Pekanbaru

0
242

PEKANBARU, patas.id – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan akan menggelar lelang barang milik negara yang berasal dari hasil sitaan gratifikasi. Lelang terbuka untuk umum dan akan difasilitasi serta dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di Kompleks Gubernuran Riau, Jalan Diponegoro 460, Pekanbaru, pada 9 Desember 2016 mendatang.

Lelang akan dilakukan secara terbuka, transparan dan bebas KKN. Masyarakat yang ingin menjadi peserta lelang dapat mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada situs Lelang DJKN dengan mengunggah Kartu Tanda Penduduk serta Nomor Pokok Wajib Pajak dan nomor rekening atas nama sendiri. Peserta lelang wajib menyetor uang jaminan lelang sesuai syarat dan harus sudah disetor paling lambat besok (8 Desember 2016).

Sebelum lelang dimulai, akan dilaksanakan aanwijzing (open house)dimana barang-barang lelang dipamerkan untuk dinilai kelayakannya.  Open house digelar hari Kamis (8 Desember 2016) pukul 09.00 hingga 14.00 WIB di Kompleks Gubernuran Riau.

Lelang gratifikasi sendiri akan diselenggarakan dalam dua gelombang. Pertama, pada pukul 09.00 WIB. Ada 20 jenis barang yang akan dilelang, antara lain smartphone, ipod, ipad, kain tenun, kain batik, ballpoint, dan lain sebagainya. Lelang gelombang kedua akan dimulai pada pukul 14.00 WIB. Ada 70 jenis barang yang dilelang, antara lain cincin, gelang dan anting bertatah berlian; smartphone; jam tangan berbagai merk; ballpoint; koin mas; kain batik; sepatu; dan lain sebagainya.

Pemenang lelang harus melunasi harga pembelian dan bea lelang maksimal lima hari kerja sejak pelaksanaan lelang. Apabila pemenang lelang tidak melunasinya, pemenang lelang akan dikenai sanksi, yakni tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama enam bulan di wilayah Indonesia dan uang jaminan yang telah diberikan akan disetorkan ke kas negara.

Peserta yang memenangkan lelang harus melunasi harga pembelian dan bea lelang, paling lambat lima hari kerja sejak pelaksanaan lelang. Apabila tidak melunasi, pemenang lelang akan dikenai sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama enam bulan di seluruh wilayah Indonesia, sementara uang jaminan akan disetorkan ke kas negara.

Untuk informasi lebih lanjut, calon peserta lelang dapat menghubungi Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi DJKN, Gedung Syafruddin Prawiranegara II Lantai 9 Utara, Jalan Lapangan Banteng Timur Nomor 2-4, Jakarta, nomor telepon (021) 3449230 ext. 4520. Selain itu, calon peserta juga dapat menghubungi KPNKL Pekanbaru.

Berminat? Untuk melihat daftar dan besar uang jaminan setiap barang yang akan dilelang, cek DI SINI. (cho)

Comments

comments