HMI Cianjur: Rusuh di Jakarta Itu Ulah Oknum

0
261

CIANJUR, patas.id – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Cianjur Kabupaten Cianjur, Muhammad Fajar Firdaus‎, mengatakan, aksi 4 November yang juga didukung oleh HMI bertujuan untuk membela Kebhinekaan dan nilai Islam tanpa kepentingan atau muatan politik.

Menurutnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)  sudah melontarkan kata-kata yang telah mengusik dan mengganggu nilai kemajemukan atau kebinekaan bangsa.

“Sekali lagi, aksi ini jelas aksi damai dengan tuntutan mempertahankan kebhinekaan dan menjaga nilai Islam yang Rahmatan Lilalamin, dan penegakan hukum, serta meminta ketegasan Presiden Jokowi untuk menjerat Ahok bukan malah melindunginya. Jikapun ada bentrokan itu diakibatkan provokator bukan oleh para pendemo apalagi mahasiswa,” tandasnya.

HMI cabang Cianjur pun membuktikan jika organisasi mahasiswa tersebut penuh kedamaian dan membantu sesama. Hal itu dilakukan di tengah isu miring bahwa HMI menjadi penyebab aksi bentrokan antara demonstran dengan pihak keamanan dalam aksi unjuk rasa 4 November 2016. ‎Hal itu dibuktikan dengan diberikannya bantuan kursi roda kepada Muhamad Muslih (23), warga Kampung Cijoho Desa Jambudipa Kecamatan Warungkondang.

Keterbatasan fisik yang dialami sejak balita membuat kondisinya kini begitu memprihatinkan. Tidak hanya tak dapat bergerak, Muslih juga tak bisa berbicara, bahkan untuk satu kata.

Wakil Sekretaris Bidang (Wasekbid) Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Cabang Cianjur, M Iqbal  F Andarusman‎, mengatakan, mahasiswa dituntut untuk mampu memberikan kontribusi nyata terhadap berbagai macam problematika yang terjadi di masyarakat, termasuk salah satunya mengenai problematika sosial.

“Berdasarkan pada hal itu HMI Cabang Cianjur merasa perlu untuk melakukan aksi nyata dan memberikan bantuan kepada mereka yang kurang beruntung. Salah satunya Muslih,” kata dia.

‎Dia berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, dan terlaksananya keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.

“Saya hanya teringat apa yang diajarkan oleh leluhur kita untuk senantiasa silih asah, silih asih, dan silih asuh, dengan sesama. Kami juga ingin buktikan jika HMI itu cinta damai, mereka yang ribut itu hanya oknum yang menyusup untuk memprovokasi, sebab bisa terlihat jika HMI peduli dan damai,” kata dia.(isl)‎

Comments

comments