Hilirisasi Tanaman Hias: Kerjasama Indonesia-Jepang

0
222

CIANJUR – Kementerian Pertanian RI menjalin kerja sama dengan perusahaan Jepang Sakata Need Coorporation untuk lebih mendukung hilirisasi florikultura nasional mandiri dan berdaya saing tinggi khusus tanaman hias.

Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian RI, Prama Yupdy, menjelaskan, Indonesia sudah memiliki tanaman hias unggulan yang banyak di jual ke luar negeri.

“Lebih kurang sejak tahun 2007 kita sudah banyak ekspor tanaman hias unggulan keluar negeri, dan itu mempunyai nilai yang cukup besar keuntungannya, 2 sampai 3 miliar rupiah per bulan. Makanya untuk hilirisasi kita bekerja sama dengan perusahaan Jepang,” ujar Prama kepada wartawan, Selasa (6 September).

Prama menambahkan, tanaman hias mempunyai daya saing yang sangat tinggi. Saat ini ada 17 tanaman hias yang sedang dikembangkan termasuk tanaman pacar air (impatiens balsamina L).

“Selama ini tidak ada kendala dalam pengembangan tanaman hias, petani hanya mempersiapkan rumah plastik saja.”

Sementara itu, Direkur Sakata Seed Coorporation, Hirosi Sakata, menjelaskan bahwa untuk memproduksi hasil terbaru, Sakata Seed Coorporation bekerja sama dengan Indonesia sejauh ini sudah memproduksi 17 varietas baru. “Sudah 10 tahun bekerja sama dengan Indonesia dan berhasil melakukan penjualan bunga hias ke beberapa negara, di antaranya Amerika termasuk Jepang,” ungkapnya.

Hiroshi juga menyebutkan, Indonesia sangat kaya dengan sumber daya alamnya dan potensi pengembangan tanaman hias sangat baik.

“Kami berharap kerja sama ini harus lebih ditingkatkan. Selama ini Sakata Seed Coorporation berinvestasi di Indonesia 40 juta yen atau sekitar Rp 5 miliar.”

Sakata Seed Coorporation bekerja sama dengan 19 negara di dunia. 17 produk yang dihasilkan dari Indonesia disebar ke beberapa negara terbukti tahan panas. “Sakata Seed Coorporation hanya memproduksi tanaman untuk passion dan sayuran, dan selama ini tidak memproduksi untuk kepentingan medical,” ucapnya. (tri)

Comments

comments