Ketersedian Oksigen di Tiga Rumah Sakit di Cianjur Masih Aman

0
17

CIANJUR, patas.id  – Bupati Cianjur, Herman Suherman, menjamin ketersediaan oksigen di tiga rumah sakit milik pemerintah di Kabupaten Cianjur masih cukup aman untuk beberapa hari ke depan.

“Berbagai upaya antisipasi dilakukan untuk menghindari kekurangan oksigen saat dibutuhkan dalam kondisi darurat, termasuk inovasi yang dilakukan Plt Direktur RSUD Pagelaran yang membuat alat oksigen sederhana untuk pertolongan pertama,” ujar Herman kepada wartawan, Rabu (14 Juli 2021).

Herman menjelaskan, sudah dilakukan pengecekan ke semua rumah sakit milik pemerintah yang menangani pasien terkonfirmasi Covid-19. Hasilnya, tidak terjadi kekurangan yang signifikan.

“Kebutuhan oksigen berdasarkan pemantauan ke rumah sakit-rumah sakit, di RSUD Sayang masih aman untuk 10 hari, di RSUD Cimacan untuk 3 hari cukup, dan di RSUD Pagelaran juga untuk 1 minggu cukup,” kata Herman.

Herman mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jabar menyangkut ketersediaan oksigen mengantisipasi kekurangan. Kabupaten Cianjur difasilitasi Pemprov Jabar bekerja sama dengan vendor atau distributor penyedia oksigen.

“Alhamdulillah, untuk RSUD Cimacan bisa mendapatkan 20 tabung setiap hari. RSUD Pagelaran juga lumayan, 8 tabung setiap hari,” tuturnya.

Melihat ketersediaan oksigen yang sejauh ini mencukupi, Herman mengaku merasa lega. Setidaknya beberapa hari atau beberapa pekan ke depan, stok oksigen tersedia.

“Kalaupun kekurangan mendesak, kebutuhannya tidak terlalu signifikan. Insyaallah untuk Cianjur mudah-mudahan kebutuhan oksigen bisa selalu terpenuhi. Tentu dengan kerja sama dan soliditas semua pihak,” ungkapnya.

Sementara itu Herman mengapreasasi Plt Direktur RSUD Pagelaran, dr.  Jan Izaac Ferdinandus, yang berinovasi membuat oksigen buatan dari alat sederhana.

“Dia berhasil memanfaatkan aerator kemudian disambungkan dengan botol yang menghasilkan udara (oksigen). Ini akan cukup membantu. Tapi tentunya untuk yang ringan-ringan. Setidaknya ada sebuah solusi ketika dalam keadaan darurat,” pungkasnya. (deden abdul aziz)

Comments

comments