Enam Warga Cianjur yang Ikut Musda Hipmi Jabar Dinyatakan Negatif Corona

0
57

CIANJUR, patas.id – Enam orang pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Cianjur yang mengikuti Musyawarah Daerah Hipmi Jawa Barat di Karawang mengikuti rapid test Covid-19 yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur di Rumah Sakit Bhayangkara Cianjur, Jumat (27 Maret 2020). Hasilnya, keenam orang tersebut dinyatakan negatif.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, membenarkan telah melaksanakan rapid test terhadap orang tanpa gejala namun mempunyai kontak erat resiko tinggi sebanyak 23 orang. Menurut Yusman, enam orang di antaranya peserta Musda Hipmi Jabar di Karawang.

“Kami melakukan tes kepada orang tanpa gejala tapi memiliki resiko tinggi, di antaranya peserta Musda Hipmi Jabar. Alhamdulillah hasilnya semua negatif,” ujar Yusman kepada wartawan di Cianjur, Jumat (27 Mei 2020).

Seperti diketahui, Musda Hipmi Jawa Barat menjadi salah satu cluster penyebaran Covid-19 di Jawa Barat. Hal tersebut dinyatakan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Pejabat yang hadir di acara tersebut yang dinyatakan positif corona antara lain Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, dan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. Belakangan, Yana dinyatakan sembuh.

Berkenaan dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sempat diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah Cimacan Cianjur yang akhirnya meninggal dunia setelah dirujuk ke Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Jakarta, Yusman menegaskan belum bisa dikatakan positif virus corona.

“Iya, betul, meninggal dunia di Wisma Atlet Jakarta, tapi belum bisa dikatakan positif virus corona, karena hasil labnya belum keluar,” katanya.

Menurut Yusman, pasien yang sedang dalam proses PDP tidak bisa dinyatakan positif maupun negatif meskipun pasien tersebut meninggal dunia. Sebab, tetap harus menunggu hasil tes lab di Jakarta. “Kita tunggu saja hasilnya dari Jakarta,” tukasnya. (daz)

Comments

comments