Satu Keluarga di Kadupandak Menderita Lumpuh

0
342

CIANJUR, patas.id – Puluhan tahun satu keluarga di Kampung Sumedang, Desa Bojongkasih, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, menderita lumpuh dan belum pernah mendapatkan perawatan medis.

Selain enam orang anggota keluarga yang menderita lumpuh sejak puluhan tahun, satu orang lainnya diduga menderita penyakit kaki gajah.

Kapolsek Kadupandak, AKP Yusuf Ruhiman, mengatakan, satu keluarga yang terdiri dari tujuh jiwa itu merupakan satu di antara keluarga kurang mampu yang ada di wilayah hukum Kadupandak.

Berdasarkan informasi, lanjut Yusuf, keluarga kurang mampu itu sudah menderita sakit sejak 1970 dan belum pernah mendapatkan bantuan dan perawatan medis.

“Menjelang peringatan HUT Bhayangkara 2019, kita datang dengan memberikan bantuan berupa sembako bagi keluarga tersebut. Mereka sakit hampir puluhan tahun dan belum pernah mendapatkan perawatan medis dari dokter,” kata Yusuf yang baru beberapa pekan menjabat sebagai kapolsek, kepada wartawan, Minggu (16 Juni 2019).

Tak hanya memberikan bantuan berupa sembako, jelas Yusuf, jajarannya bersama pemerintah desa dan kecamatan setempat juga membantu pengurusan jaminan kesehatan agar keluarga itu mendapatkan penanganan medis.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk pengurusan jaminan kesehatan (BPJS), supaya mereka dapat penanganan medis di rumah sakit. Selama ini mereka hanya berobat tradisional,” ujarnya.

Yusuf menambahkan, untuk memenuhi segala kebutuhan sehari-hari, keluarga itu hanya mengandalkan belas kasihan dari para tetangga.

“Mereka sudah tidak mampu untuk bekerja atau memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka hanya mengandalkan pemberian dari tetangga sekitar. Mudah-mudahan mereka segera mendapatkan perawatan medis yang maksimal,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Tresna Gumilar, mengaku belum mengetahui ada satu keluarga di Kecamatan Kadupandak yang menderita lumpuh dan penyakit kaki gajah.

Tresna mengaku, telah memerintahkan jajarannya untuk segera melihat kondisi dari keluarga itu. “Belum ada laporan, baru dari media saja. Kita telah perintahkan kepala puskesmas agar segera mengecek ke lokasi dan melakukan penanganan lebih lanjut,” singkat Tresna. (daz)

Comments

comments