Satu Bulan Jumlah Gay di Cianjur Tambah 150 Orang

0
194

CIANJUR, patas.id – Komunitas Lensa Cianjur mendapati peningkatan temuan laki-laki seks laki-laki (LSL) pada November 2017 sangat signifikan.  Bahkan didapati ada 150 LSL baru yang terdata.

Koordinator Lapangan Komunitas Lensa Cianjur, Tedi Rustandi,  mengatakan, temuan LSL baru di Cianjur biasanya hanya 20 orang sampai 30 orang per bulan,  namun dalam sebulan terakhir, peningkatannya naik drastis. 

“Berdasarkan data pada Oktober,  hanya ada sekitar 30 LSL baru. Tapi pada November jumlahnya naik beberapa kali lipat. Kalau untuk Desember belum terlihat, sebab masih awal bulan dan tengah pemetaan, ” ujar Tedi, Senin (4 Desember 2017).

Menurutnya,  pendataan tersebut diperoleh setelah para petugas di lapangan mendata ke setiap titik yang diduga banyak berkumpulnya para LSL. Tidak hanya di wilayah perkotaan, melainkan sampai ke wilayah Cianjur selatan.

Dia mengatakan,  masuknya data baru tersebut, menambah total LSL di Cianjur, dari yang semula tercatat ada sekitar 1.600 menjadi sekitar dari 1.750 orang.  “Itupun baru yang terdata, belum terhitung berapa yang masih menutup diri,”  katanya.

Menurutnya, aktivis atau komunitas saat ini bergerak untuk mencegah penyebaran perilaku seks menyimpang tersebut.  Mereka yang sudah terlanjur menjadi LSL atau gay,  didorong untuk tetap bersama orang-orang yang juga seperti mereka.

“Kami upayakan supaya mereka tidak menularkan lagi perilaku seks tersebut. Kalau pun yang sudah jadi LSL,  diharapkan mau untuk berubah,” katanya.

Sementara itu, Wakil bupati Cianjur,  Herman Suherman, mengaku prihatin dengan terus meningkatnya jumlah LSL. Apalagi tidak hanya di lingkungan remaja biasa, tapi sudah masuk ke lingkungan pendidikan, pondok pesantren, hingga pemerintahan (PNS, red).

Oleh karena itu, lanjut dia, pemkab terus menggencarkan sosialisasi bahaya perilaku seks menyimpang, terutama terkait penyebaran HIV/AIDS yang lebih berisik bagi LSL. Dengan begitu,  diharapkan jumlahnya bisa ditekan.

“Sekarang penyumbang ODHA itu sebagian besar dari LSL, makanya harus sangat dihindari. Khusus untuk lingkungan PNS, saya akan bina untuk tidak menularkan perilaku seks menyimpang itu pada rekannya,” tutur dia. (isl)

Comments

comments