Perut Nenti Membengkak Seperti Orang Hamil

0
244

CIANJUR, patas.id – Sejak beberapa bulan terakhir, perut Nenti Haryati (11 tahun) asal Kampung Pagadungan Desa Pagermaneuh Kecamatan Tanggeung terus membesar, bahkan sudah layaknya perempuan yang tengah mengandung. 

Namun, anak keempat dari Pasangan Oneh (31 tahun) dan Sodin (43 tahun) itu bukan sedang hamil, perutnya membesar lantaran penyakit kelainan pada jantungnya. Akibatnya tubuh siswa kelas V itu mengalami pembengkakan, terutama pada bagian perutnya.

Oneh mengatakan, sebelum kondisi anaknya seperti saat ini, Nenti mengeluhkan sering merasa lemas dan sakit, beberapa bulan lalu. Lama-kelamaan, bagian perutnya membuncit. Pada akhirnya, sekitar tiga bulan lalu perutnya terus membesar hingga seperti wanita hamil.

“Kalau besar seperti sekarang itu sudah tiga bulan,” ujar dia, Jumat (13 Oktober 2017).

Sejak perutnya membesar, Nenti mulai kesulitan tidur. Belakangan ini, anak tersebut tidak bisa telentang apalagi menyamping saat tidur. Anak yang bernasib malang tersebut harus tidur dalam posisi duduk.

“Harus posisi duduk, diganjal pakai bantal. Kalau tidur terlentang suka sakit dan sesak nafas,” kata Oneh.

Dia mengaku, sempat membawa anaknya berobat hingga ke Bandung. Namun keterbatasan biaya membuat dia pasrah dengan keadaan dan sempat putus asa dengan tidak membawa anaknya ke rumah sakit. “Suami saya hanya buruh tani, sehari paling dapat Rp 40 ribu. Anak ada enam, jadi uangnya hanya cukup untuk sehari-hari,” kata dia.

Beruntung, informasi terkait kondisi anaknya tersebut segera diketahui pemerintah setempat, terutama desa dan kecamatan. Bahkan agar anaknya mau diobati kembali, orangtua Nenti harus dibujuk. Kemudian, anaknya tersebut dibawa ke RSUD Pagelaran, belum lama ini.

“Kami terima pasien tersebut dan segera mendapatkan penanganan. Yang diutamakan selain penanganan medis, kami beri masukan pada orangtuanya agar tidak putus asa meski terkendala biaya. Alhamdulillah sekarang sudah ditangani secara medis,” ujar Dirut RSUD Pagelaran, Neng Efa Fatimah.

Namun kondisi Nenti yang sudah cukup parah membuatnya harus dirujuk ke rumah sakit di Bandung, tetapi sebelum itu, Nenti dibawa terlebih dulu ke RSUD Cianjur. “Sekarang sedang ditangani di RSUD Cianjur. Kabarnya kondisi anak tersebut sudah membaik, meski harus ada penanganan lebih lanjut,” katanya.

Efa mengungkapkan, penyakit yang dialami Nenti kemungkinan besar merupakan faktor genetik, sebab selain dia, saudaranya juga mengalami kondisi serupa, dimana terjadi kelainan pada jantungnya sehingga ada pembengkakan di sejumlah bagian tubuh.

“Selain anak itu, ada saudaranya, jadi kemungkinan (faktor) genetik. Kita lihat saja penanganannya nanti, semoga bisa segera disembuhkan,” ucapnya. (isl)

Comments

comments