Sopir Bus dan Truk di Jalur Puncak Jalani Tes Urine

0
289

CIANJUR, patas.id – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur melakukan tes urine terhadap sopir bus dan angkutan besar yang melintas jalur puncak. Sering ditemukannya sopir yang mengkonsusi obat-obatan terlarang membuat tes itu digelar, terlebih untuk mengantisipasi kecelakaan akibat efek mengkonsumsi obat terlarang apalagi narkoba.

Kepala BNNK Cianjur, Hendrik, mengatakan, tes urine yang dilakukan bersama Polres Cianjur dan Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur itu, dipusatkan di Jalan Cianjur-cipanas, Desa Cijedil Kecamatan Cugenang, Selasa (16 mei 2017).

Tidak adanya sarana yang memadai di beberapa lokasi yang sebelumnya ditentukan‎, membuat halaman parkir dari salah satu rumah makan di kawasan tersebut akhirnya digunakan untuk sementara.

“Rencananya mau di terminal Rawabango, tapi kan bus sudah tidak banyak yang melintas ke sana. Mau di jalur lingkar timur, tidak ada sarana toiletnya. Jadi digelarnya di sini.”

Menurutnya, BNNK Cianjur kerap menemukan sopir yang mengkonsumsi sejenis obat untuk mendongkrat stamina, namun pada kenyataannya obat tersebut ‎memperburuk kondisi saat mengemudi.

“Sudah pernah ditemukan ada yang mengkonsumsi obat. Obatnya jenis pendorong stamina. Awalnya memang jadi tidak ngantuk, tapi badan tetap jadi lelah dan akan semakin membahayakan dampaknya nanti, fokus jadi hilang. Makanya kami lakukan tes urin lagi untuk antisipasi adanya hal serupa, apalagi jangan sampai ada yang pakai narkoba.”

Hendrik menambahkan, pengemudi ke jalur Puncak juga dipilih lantaran banyaknya kecelakaan maut terjadi di jalur itu beberapa waktu lalu. “Makanya diperiksa, khawatir ada yang konsumsi narkoba. Kami dan pihak kepolisian serta Pemkab Cianjur ingin menekan jumlah kecelakaan di jalur Puncak.”

Agenda tes urin bagi sopir bus dan‎ kendaraan besar lainnya tidak hanya digelar sekali menjelang Ramadhan, mendekati Idul Fitri, kegiatan serupa akan dilakukan.

“Pastinya tidak akan sekali, mungkin lebih rutin lagi. Meskipun yang intinya menjelang Ramadhan dan Idul Fitri,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments