Bahaya Makanan Kadaluarsa Menurut Dinkes Cianjur

0
333

CIANJUR, patas.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur mendesak agar para pemilik atau manager supermarket dan toko modern tidak menjual produk kadaluarsa, sebab makanan kadaluarsa akan menimbulkan dampak yang sangat buruk bagi pembeli apabila dikonsumsi.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy, mengatakan bahwa jika seseorang mengkonsumsi makanan kadaluarsa, maka dampak pertama yang dirasakan adalah sakit perut dan diakhiri diare.

“Kalau tahap awal dengan gejala ringan biasanya hanya sakit perut dan diare,” ujarnya saat ditemui patas.id usai sidak supermarket, Jumat (12 Mei 2017).

BACA: Menjelang Ramadhan, Sejumlah Supermarket Didatangi Petugas Gabungan

BACA: Makanan Tak Layak Konsumsi Masih Dipajang di Supermarket

Namun, jika kondisi makanan sudah sangat buruk dan tingkat daya tahan tubuh seseorang sedang lemah, maka akan mengalami keracunan. Bagi anak-anak pun, makanan kadaluarsa akan rentan meluai lambungnnya.

“Makanya, makanan kadaluarsa ini sangat berbahaya jika dikonsumsi. Sudah jadi tugas dari pemilik. penjual, atau penanggung jawab supermarket untuk tidak menjual makanan kadaluarsa, hal itu pun diatur dalam aturan perlindungan konsumen.”

Warga pun, lanjut Irvan, harus berhati-hati saat membeli. Utamakan memeriksa tanggal kadaluarsa dari sebuah produk. Tidak hanya itu, pembeli juga mesti melihat kondisi luar dari produk, masih bagus atau sudah rusak, jika tidak dalam kondisi bagus, tidak disarankan untuk dibeli.

“Cium juga baunya, kalau sudah menimbulkan bau tidak sedap apalagi dari segi rasa sudah berubah, lebih baik jangan, soalnya bisa sudah kadaluarsa dan merugikan diri sendiri,” katanya. (isl)

Comments

comments