Semakin Banyak Lelaki Paruh Baya Pakai Steroid Biar Nampak Awet Muda

0
286
Steroid user

PATAS.ID – Beberapa pakar kesehatan menyampaikan kekhawatiran mereka dengan maraknya penggunaan steroid di kalangan lelaki paruh baya berusia 40-50 tahunan. Steroid dikonsumsi bahkan oleh lelaki berusia 60-70 tahun agar mereka gairah seks meningkat serta terlihat awet muda.

Dampak penuaan bisa dirasakan semua orang. Pada lelaki, dampak yang paling sering dikeluhkan adalah kegemukan, melemahnya otot, serta berkurangnya libido. Steroid anabolik dipercaya bisa mengatasi keluhan-keluhan tersebut dan membuat lelaki merasa dan nampak muda kembali, demikian ujar Julien Baker, dosen psikolog di Universitas West, Skotlandia.

“Saya bertemu dengan banyak lelaki paruh baya yang memakai steroid. Perempuan biasanya menggunakan terapi hormon saat mereka mengalami gejala menopause. Nampaknya, lelaki pun sekarang butuh hormon ekstra di usia paruh baya mereka.”

Saat mencapai usia 40-an, tutur Baker, level hormon testosteron lelaki menurun. Steroid yang sering direkomendasikan di gym dan fitness center untuk mempercepat pertumbuhan otot rupanya dianggap sebagai solusi. Sebagian klien Baker mengaku membaca khasiat steroid di koran dan majalah kemudian membeli dan memakainya.

Joseph Kean, peneliti di Universitas John Moores, Liverpool, mengungkapkan bahwa dalm 5 tahun terakhir, penggunaan steroid di kalangan lelaki paruh baya meningkat dua kali lipat. Kean memperkirakan terdapat 15-30 ribu lelaki di atas 40 tahun yang menggunakan steroid di Inggris.

“Pemakai steroid nampaknya ingin bisa bersaing dengan lelaki-lelaki lain yang lebih muda. Hasil mengonsumsi steroid bisa terlihat dalam waktu 3 bulan, secara perlahan. Lelaki muda direkomendasikan mengonsumsi steroid setiap hari dan menyuntikannya empat kali seminggu. Lelaki paruh baya biasanya mengonsumsi lebih sedikit dan disuntik 10 kali sehari.”

Jim McVeigh, rekan kerja Kean, menyatakan bahwa lelaki paruh baya di jaman sekarang cenderung peduli dengan penampilan. “Lelaki yang telah mencapai usia tertentu tak lagi bisa mempertahankan kondisi fisik terbaiknya secara alami. Oleh karena itu, mereka beralih pada obat-obatan agar nampak dan merasa lebih muda,” paparnya.

Salah satu klinik yang menawarkan jasa steroid di Inggris adalah Juice Clinic di Sheffield. Sid Wiffen, Kepala Klinik, mengatakan bahwa lelaki paruh baya mendapat tekanan untuk bisa bersaing dengan lelaki yang lebih muda, baik di lingkungan bergaul maupun di tempat kerja.

“Aku sedikit khawatir karena sesungguhnya steroid itu berbahaya bagi jantung dan bisa menyababkan penyumbatan pembuluh darah. Informasi yang didapatkan oleh lelaki-lelaki paruh baya itu tak sepenuhnya benar, namun mereka keukeuh ingin memakainya.”

Steroid atau anabolic-androgenic steroids awalnya dikembangkan untuk kepentingan medis dan dianggap sebagai obat kelas C alias terlarang namun dengan mudah bisa dijumpai di gym atau fitness center dalam bentuk pil atau cairan yang disuntikkan.

Baker mengatakan bahwa meskipun steroid bisa menaikkan kinerja otot dan hormon, namun sebenarnya sangat berbahaya jika dikonsumsi tanpa pengawasan medis. “Mengonsumsi steroid artinya mengganggu proses alami tubuh. Meskipun belum banyak riset yang dilakukan mengenai bahaya steroid terutama bagi lelaki paruh baya, namun tak ada salahnya jika kita tetap berhati-hati,” pungkasnya. (cho)

Comments

comments