Bidan PTT Tak Kunjung Dapat Kejelasan Status

0
203

CIANJUR, patas.id – Sejumlah bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Cianjur menuntut agar bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pasalnya mereka sudah lama menjadi bidan PTT namun tak mendapat kejelasan terkait pengangkatan statusnya.

Ai Jamila (33 tahun), salah seorang bidang PTT, mengatakan dirinya sudah menjadi bidan PTT sejak sembilan tahun lalu. Di saat sejumlah bidan PTT bakal diangkat jadi PNS, dia bersama sekitar 20 bidan lainnya yang datang ke Pendopo untuk beraudiensi belum mendapatkan kejelasan terkait pengangkatan mereka.

“Kami ke sini hanya minta kejelasan apakah juga ikut diangkat sebagai PNS atau tidak. Dengan masa bakti yang sudah cukup lama, harapannya tentu jadi PNS,” ujar Ai kepada wartawan, Kamis (2 Maret 2017).

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Cianjur, Liste Zulhijwati, menuturkan bahwa para bidan tersebut hanya ingin berdiskusi masalah adanya perubahan aturan untuk pengangkatan bidan PTT. Tetapi dirinya belum mengetahui pasti terkait regulasi yang baru.

“Jadi ingin tahu saja bagaimana perkembangannya. Cianjur kan ada 550 bidan PTT pusat dan daerah.”

Namun di luar pengangkatan PNS, lanjut Liste, para bidan PTT akan diberi upah yang cukup tinggi, yakini Rp 1,6 juta per bulan di luar upah dari Puskesmas. Peningkatan upah tersebut rencananya akan mulai dilaksanakan pada 2017 ini.

“Wacana ini sudah diajukan sejal 2016, insyallah akan diakomodir pada 2017 ini. Jadi sebenarnya pemerintah juga sudah menjamin kesejahteraan para bidan PTT. Belum lagi ada tambahan dari dana kapitasi dan lainnya.”

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Tresna Gumilar, mengatakan, bidan PTT yang diangkat merupakan bidan PTT pusat sebanyak 178 orang. Sementara untuk PTT daerah dan provinsi masih belum. “Itu kan kebijakan Pusat, kami tidak berhak mengnangkat PNS. Dan yang diangkat baru bidang PTT pusat, sementara daerah dan provinsi diharap bersabar dulu,” tuturnya. (isl)

Comments

comments