Mengenal FX, Senjata Kimia Mematikan Pembunuh Kim Jong-nam

0
311

PATAS.ID – Menyusul hasil penyelidikan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) yang menyebutkan bahwa kematian Kim Jong-nam disebabkan oleh senyawa VX atau Ethyl S-2-Diisopropylaminoethyl, berikut adalah data dan fakta mengenai VX yang ditemukan patas.id dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat:

APAKAH VX? 

VX adalah senjata kimia buatan manusia yang diklasifikasikan sebagai perusaf syaraf, dikenal sebagai jenis senjata kimia paling mematikan. Secara kinerja, VX mirip dengan pestisida organofosfat yang membunuh serangga. Namun, efek perusak saraf jauh lebih mematikan dibanding organofosfat. VX diciptakan pertama kali di Inggris pada awal 1950. Cairan yang menyerupai minyak ini berwarna kuning pekat, sulit menguap, tak berbau dan tak memiliki rasa sehingga sulit dikenali.

VX bukanlah senyawa organik sehingga tak bisa ditemukan di alam sekitar dan tidak memiliki kegunaan selain sebagai senjata kimia pembunuh. VX diisukan digunakan pertama kali pada perang Iran-Irak pada tahun 1980-an.

BAGAIMANA  VX MEMBUNUH 

Dampak mematikan VX bisa terjadi bila VX bersentuhan dengan mata, kulit, atau bila dihirup. Karena rupanya seperti minyak, VX tidak mudah bercampur dengan air seperti senjata kimia lain. Meski demikian, manusia yang meminum atau menyentuh air campuran VX bisa mati. Pakaian/kain yang terkena VX juga bisa melepas senyawa berbahaya VX jika bersentuhan dengan manusia.

VX bisa dioleskan pada makanan tanpa dicurigai. VX dan zat perusak saraf pada umumnya bersifat berat dan menyerap, karena itu dampaknya kumulatif: semakin lama/sering terpapar, efeknya semakin fatal. Jika dipanaskan, VX bisa berubah menjadi uap atau gas yang mematikan saat terhirup.

Efek mematikan VX tergantung dari berapa banyak VX yang digunakan, media apa yang digunakan, serta berapa lama target terpapar VX. Gejala-gejala mematikan VX bisa langsung terlihat beberapa detik kemudian jika VX dihirup. Namun jika dioleskan atau terkena kulit saja, gejalanya baru akan muncul beberapa menit hingga 18 jam berikutnya.

VX dianggap sebagai racun perusak syaraf paling berbahaya. Dibanding perusak saraf sarin (GB), VX jauh lebih mematikan. Jika cairan VX bersentuhan dengan kulit, efeknya akan sangat mematikan, kecuali segera dibasuh.

VX bekerja dengan cara mencegah enzim pada kelenjar dan otot tubuh yang berfungsi sebagai tombol “off” untuk berhenti beroperasi. Karena tombol “off” dimatikan, maka kelenjar dan otot akan terus dirangsang. Efeknya adalah kejang-kejang yang melelahkan hingga akhirnya fungsi pernafasan terganggu.

VX adalah cairan yang bersifat berat dan menyerap, karenanya susah hilang. Di udara panas seperti gurun, efek mematikan VX bisa tahan berhari-hari pada benda yang bersentuhan dengannya. Di udara dingin, VX bisa tahan berbulan-bulan. Karena proses penguapan VX sulit dan lama, VX juga bisa menjadi ancaman jangka panjang. Benda yang bersentuhan dengan VX harus diperlakukan sebagai benda beracun.

GEJALA TERPAPAR VX

Karena tak berbau, manusia biasanya tak menyadari paparan VX. Jika dosisnya rendah (satu tetes kecil), otot manusia yang terpapar akan berkedut-kedut, tubuh akan berkeringat. Gejala lainnya adalah: tekanan darah naik/turun, penglihatan kabur, rasa pusing, sakit dada, diare, kebingungan, produksi keringat/ludah/ingus berlebih, rasa lelah, denyut jantung cepat/lambat, pupil mata mengecil, serta mata berair.  Sedangkan dalam dosis sedang atau tinggi, VX akan menyebabkan kejang-kejang, kehilangan kesadaran, kelumpuhan, serta kegagalan pernafasan yang menyebabkan kematian.

Manusia yang terpapar VX dosis kecil bisa sembuh seperti sedia kala dengan perawatan khusus. Namun jika terpapar dalam dosis besar, kecil kemungkinan selamat, apalagi jika menghirupnya secara langsung.

PERTOLONGAN PERTAMA SAAT TERPAPAR VX 

  • Jika tersedia, gunakan antidot atau antiracun sesegera mungkin.
  • Hindarkan diri dari paparan senjata kimia dengan cara meninggalkan wilayah yang terkena paparan menuju wilayah yang udaranya bersih. Jika VX dilepas di ruangan terbuka, pergilah ke wilayah dataran tinggi karena VX lebih berat dari udara dan akan luruh ke bawah. Jika VX dilepas di dalam ruangan, keluar dari ruangan tersebut secepat mungkin.
  • Jika pakaian terpapar VX, bukalah dengan cara digunting, jangan disentuh dengan tangan apalagi dibuka melalui kepala. Masukkan pakaian ke dalam plastik tertutup 2 lapis untuk mencegah kontak dengan benda lain. Hindari menyentuh pakaian yang terpapar VX.
  • Segera mandi dengan air dan sabun sebanyak-banyaknya, basuhlah mata selama 15 menit jika terasa perih akibat paparan VX.
  • Jika VX termakan/terminum, jangan dimuntahkan atau didorong oleh minuman lain.
  • Cari pertolongan medis sesegera mungkin. (cho)

Comments

comments